Sultan Pontianak, Syarif Melvin Alqadri: Saya Tidak Mau Dengar Kalimat Tutup Masjid, Jangan Mengundang Amarah Allah!!


Sultan Syarif Machmud Melvin Alqadri, inser Masjid Jamiq Sultan Syarif Abdurakhman Alqadri.
[ A+ ] /[ A- ]

Perbesar huruf, klik A+ di atas

“Ketika open house Idul Fitri 1442H lalu di kediaman pribadi Sultan Syarif Machmud Melvin Alqadri, Sabtu (15 Mei 2021), ketika salat Ied di Majid Jamiq Sultan Pontianak, Alhamdulillah jamaah tumpah ruah sampai ke halaman.”

MENJAWAB pertanyaan BNTime, Sultan Pontianak IX itu mengatakan, pihaknya tetap menaati segala aturan pemerintah terkait Corona atau Covid-19, tapi lebih taat pada aturan Tuhan untuk tetap mendekatkan diri kepada yang lebih berkuasa, Allah SWT.

“Untuk Idul Adha,  kita tetap jalan sebagaimana mestinya, salaman sebagaimana syariatlah”, tambahnya.

 

Baca Artikel terkait : Open House Idul Fitri 1442 H Kesultanan Pontianak, Bersih Tanpa Salaman Was-was

Terkait Surat Edaran Gubernur Kalbar No.450/2475/KESRA-B, tgl 8 Juli 2021, tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Malam Takbiran, Salat Idul Adha dan Pelaksanaan Qurban 1442H/2021M di Luar Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, dalam rangka menyegah dan memutus mata rantai penyebaran Corona atau Covid-19, Sultan Melvin mengatakan memahami dan menaati semua. Namun untuk Masjid Jamiq Sultan Syarif Abdurakhman Alqadri, Sultan Melvin Alqadri menyatakan bertanggung jawab.

Pihaknya akan tetap menyelenggarakan Salat Idul Adha sebagaimana syariat, kafah.

“Untuk Masjid Jamiq jalan terus dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan. Silahkan berjamaah di Masjid Jamiq sebagaimana biasa. Lainnya terpulang kepada sikap pengurus masjid masing-masing”, tutur Sultan kepada BNTime, Jumat (16 Juli 2021) malam.

“Saya tidak mau ada kalimat penutupan masjid, jangan mengundang amarah Allah”, ujar Sultan.

Diketahui, sebuah masjid di kawasan industri, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Rabu (30 Juni 2021) siang tiba-tiba terbakar, baru tiga hari ditutup yang viral di media sosial, disebut bukti Tuhan Marah.

Baca juga : Trick Menarik Bupati Sampang Cegah Penyebaran Covid-19:  Kemakmuran Masjid Tetap Dipelihara Tanpa Mengabaikan Protokol Kesehatan

Wapres Ma’ruf Amin: Saya Sudah Berusaha untuk Tiadakan Penutupan Masjid, Adi Hidayat Minta Umat Tetap Makmurkan Masjid

Sultan mengatakan, pada masa covad-vovid saat ini, harusnya masyarakat di-imbau untuk lebih mendekatkan diri pada Allah SWT perihal ibadah, bukan malah ditakut-takuti.

“Insyaallah kalau kita dekat sama Allah, penyakit apapun pasti diangkat Allah dari muka bumi ini”, ujar Sultan.

Intinye, kata Sultan, kita dukung semua program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Namun jangan sampai hanya karena kita terlalu fokus dengan hal ini, kita meninggalkan ibadah dan jauh dari Allah.

Sultan juga telah membuktikan mendukung program pemerintah dalam upaya memutus mata rantai ancaman Corona. Antara lain dengan Vaksinasi massal yang diselenggarakan di Istana Qadriyah, Ahad (27 Juni 2021). Kemudian diadakan lagi pada hari Kamis (1 Juli 2021), karena banyaknya warga yang berkeinginan.

“Kegiatan ini semata-mata untuk merespon banyaknya keinginan masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi gratis. Dan, tentunya tidak ada paksaan bagi siapa pun yang tidak ingin melakukannya,” kata Syarif Hasan Basri Alqadri, salah satu keluarga Kerajaan Qadriyah, melalui WAGroupnya. *BNTime

(Visited 41 times, 1 visits today)

Comments are closed.