Alamak; PPKM Darurat Diperpanjang Lagi, Ada Wacana Bakal Diperpanjang Sampai 6 Minggu


Penyekatan jalan di Jalan Sutoyo, kota Pontianak (Ist)
[ A+ ] /[ A- ]

 Perbesar huruf, klik A+ di atas

“Masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat yang sedianya berakhir 20 Juli 2021, resmi diperpanjang oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampai dengan 30 Juli.”

HAL tersebut disampaikan oleh Menko Bidang PMK (Pembangunan Manusia dan Kebudayaan), Muhadjir Effendy,  “sudah diputuskan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Kabinet Terbatas (Ratas)”, kata Muhadjir saat berada di Yokyakarta, Jumat (16/7-2021).

Menurut Muhadjir, dalam Ratas itu Jokowi menyampaikan, bahwa perpanjangan masa PPKM darurat ini penuh konsekuensi. Mulai dari upaya untuk terus menyeimbangkan disiplin warga akan protokol pencegahan penularan Covid-19, standar PPKM, serta pemenuhan bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak.

“Karena itu bantuan sosial tidak mungkin ditanggung negara sendiri, oleh pemerintah,” ujarnya.

Ia berharap inisiatif masyarakat untuk saling bantu tetap terjaga. Termasuk mengharap adanya dukungan dari berbagai pihak seperti institusi pendidikan dan lain sebagainya.

“Saya mohon juga ada gerakan untuk membantu mereka-mereka yang kurang beruntung akibat kebijakan PPKM ini. Untuk saling membantu, saling bergandeng tangan, saling mengulurkan tangan,” harapnya.

Namun, Muhadjir meyakini, diperpanjang atau diperketat sekuat apa pun PPKM ini tak akan efektif selama masyarakat belum memiliki kesadaran untuk tidak melanggar protokol kesehatan.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu ada pernyataan kontroversial yang dilontarkan  oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, wacana PPKM Darurat akan diperpanjang menjadi 6 mimggu. Wacana yang menuai sorotan dari banyak pihak, berdampak ambruknya perekonomian rakyat alias bikin rakyat  melarat.*BNTime

(Visited 30 times, 1 visits today)

Comments are closed.