Soal Penggalangan Dana buat Bayar Denda Rp.20 Juta Vonis Rizieq Shihab, Komisi III DPR: Jadikan Pelajaran Jangan Tebang Pilih


Habib- Rizieq Shihab (foto:jpnn/ricardo)
[ A+ ] /[ A- ]

Perbesar huruf klik A+ di atas

 

“Seperti diberitakan terdahulu, ada dua perkara terpisah yang ditimpakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap pesakitanya, Habib Rizieq Shihab (HRS).  Dakwaan perkara kerumunan massa di Mega Mendung – Bogor, dan di Petamburan, Jakarta Pusat.”

 TERKAIT perkara yang di Mega Mendung, diketahui IB HRS divonis hakim dengan denda Rp.20 juta subsider 5 bulan kurungan, sebelumnya JPU menuntut 10 bulan penjara dan Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan.

Namun kuasa hukum HRS menyatakan kalau kliennya belum memastikan apakah akan menerima putusan tersebut atau melakukan upaya hukum banding.

Namun, Aziz mengatakan, dikutip dari Tempo.co, jika pihaknya akan menerima keputusan itu, pembayaran denda sudah dapat tertangani sendiri oleh pihak Rizieq Shihab, meskipun sudah banyak penggalangan dana yang diadakan – tanpa  koordinasi dengan pihaknya. Aziz mengapresiasi hal tersebut.

“Kami mengapresiasi dan mengucap terima kasih atas segala inisiatif dan semangat umat serta kepedulian dan kecintaan umat kepada IB-HRS dalam menghadapi kasus yang menderanya,” ujar Aziz.

Baca juga : Ini Alasan Hakim Menghukum Ringan Habib Rizieq Shihab dkk

.

Jangan Tebang Pilih

.

Putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan hukuman denda Rp 20 juta subsider 5 bulan kurungan kepada Rizieq Shihab mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.

“Untuk menjadi contoh agar masyarakat tidak mengadakan kegiatan yang menyebabkan kerumunan pada era pandemi Covid-19,” kata Sahroni di Jakarta, Jumat, 28 Mei 2021.

Sahroni meminta polisi maupun pihak lainnya tetap tegas dan tidak tebang pilih dalam menegakkan aturan perihal kerumunan di masyarakat.

“Vonis ini sekaligus menjadi pengingat untuk para penegak hukum tetap tegakkan aturan, jangan pilih kasih dalam memastikan bahwa protokol kesehatan tetap dipatuhi,” ujarnya.*BNTime /Tempo      

Editor: EAZ

(Visited 26 times, 1 visits today)

Comments are closed.