Capek Berkonflik Terus, Sekjen DPP PPP di Pontianak: Kita Sudah Siapkan Konsep “Jalan Pulang Menuju Ka’bah”


Gubernur-Sutarmidji diapit Wkl Ketum DPP-PPP (kanan) dan Sekjen saat tiba di tempat acara.(BNTime)
[ A+ ] /[ A- ]

Perbesar huruf, klik A+ di atas

“Sekjend DPP PPP (Partai Persatuan Pembangunan), Arwani Thomafi mengakui,  kalau pihaknya sudah capek berkonflik terus dalam tiga-empat tahun terakhir saling berebut (kekuasaan di partai). Dia mengungkap nama-nama yang disebutnya sebagai kader senior PPP yang berhasil menguasi pucuk pimpinan partai sampai menguasai pucuk pimpinan daerah di Kalbar tanpa berkonflik.”

ARWANI mengemukakan hal tersebut ketika menyampaikan kata sambutan, membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP Kalbar di salah satu hotel berbintang di Pontianak, Jumat (2 April 2021) ba’da salat Jumat.

Merajut tajuk ‘Merawat Persatuan dengan Pembangunan’, Muswil dijadwalkan akan berlangsung mulai Jumat (2 April 2021) s/d Ahad (4 April 2021).

Nama-nama putera Kalbar, ungkapnya, seperti Jafar Usman (almarhum) yang pernah menjadi gubernur, dan kini kader senior partai berlambang ka’bah di provinsi ini kembali menjadi gubernur saat ini, yakni Sutarmidji.

“Kalbar sungguh sangat istimewa, karena di era reformasi perolehan suara PPP pernah berada di tiga besar perolehan suara nasional, bahkan kader dari Kalbar menjadi Wapres, Pak Hamzah Haz,” katanya

Kita tetap perlu  akselerasi dan sinergitas dengan pemerintah untuk pembangunan,  oleh karena itu, harapknya, jika ke depan kemenangan partai berlambang Ka’bah ini akan dimulai dari Kalbar.

“Sudah sangat pantas kebangkitan PPP, jalur kemenangan PPP mulai dari Kalbar. Tidak ada alasan lain, mari kita kembalikan kemenangan PPP, kembalikan kursi di DPR RI dan DPRD untuk kita sumbangsihkan dan berikan kepada masyarakat,” tegas Arwani.

Namun demikian, lanjutnya, untuk mencapai hal tersebut soliditas dan kebersamaan partailah yang menjadi utama.

“Kebersamaan, soliditas menjadi penting saat ini. Terlalu capek kita rasakan tiga empat tahun ini berkonflik, kita saling berebut,” diakuinya.

“Alhamdulillah apa yang selama ini kita perdebatkan, melalui Muktamar Makassar kita bersama-sama selesaikan, Pak H Djan Faridz dan H Suharso Monoarfa sudah sepakat untuk melupakan masa lalu dan bersama-sama untuk membesarkan PPP,” terangnya.

Dia pun berharap menjadi tahun pemenangan bagi PPP, terlebih ada 3100 kontestasi, dan kebutuhan kandidat 20.934 orang.

“Tahun 2024 harus jadi tahun merebut kemenangan. Untuk menuju ke sana, maka DPP PPP membuat atau menyiapkan suatu konsep yang disebut Jalan Pulang Menuju Ka’bah. Suatu upaya, ikhtiar, mengembalikan kejayaan dan merebut kembali basis kita seperti pemilu 1999, akan kita mulai dari membangun organisasi,” jelasnya.

Struktur kepengurusan DPW PPP Kalbar, kata Sekjend juga akan diselaraskan dengan DPP PPP dan untuk itu sudah disiapkan PO tentang keorganisasian.

“Penting bersama-sama melalui muswil ini tidak hanya sekedar memilih ketua, tidak sekedar menuntaskan pemilihan formatur, monggo kita kedepankan musyawarah, Insyallah kebersamaan melalui musyawarah akan lebih berkah,” ulasnya.

Mewakili DPP, Arwani pun mengapresiasi Gubernur Kalbar, senior PPP dari jajaran DPW PPP yang telah serius menjalankan apa yang menjadi amanat muktamar untuk melaksanakan muswil.

“Semoga apa yang telah digagas menjadi starting poin bagi kita agar di Kalbar dapat berjaya kembali,” tutupnya.

Arwani juga menyampaikan permohonan maaf Ketum PPP Suharso monoarfa yang berhalangan hadir kali ini. Ia sendiri menghadiri Muswil ke VIII DPW PPP di Pontianak didampingi Wakil Ketua Umum, Zainud Tauhid.*BNTime

(Visited 19 times, 1 visits today)

Comments are closed.