Category: Sudut Pandang

Rasain, Ketum Golkar Pilihan Istana Khianati Jokowi dan PDIP (elite golkar mirip belut yang licin)

“Pelan dan lembut, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto akhirnya memilih berseberangan dengan kepentingan politik Jokowi dan PDIP di Pilkada 2018.” AIRLANGGA yang naik pamor, menduduki kursi panas Golkar atas restu Istana, ternyata berbelok dan menyusun kekuatan. Langkah politik itu dinilai licik dan menusuk dari belakang. Sebagai Ketum Golka...

Tuntutan Ahli Waris PKI: “Dikasih Hati, Minta Jantung

Oleh; Asyari Usman (Wartawan Senior) “Ada peribahasa yang sangat terkenal dalam menggambarkan watak yang tak pernah puas, yaitu “Dikasih Hati, Minta Jantung”. Setelah dipenuhi permintaan yang ini, datang lagi permintaan lain. Setelah dipenuhi yang berikutnya, datang lagi permintaan selanjutnya. Minta lagi, dan mana lagi.” KIRA-kira begitulah ...

Catatan Kecil Buat Elite Gagal Paham Genosida Rohingya

                                         Opini, Effendy Asmara Zola                                                                                                          "Kalau tidak ada berada, masakan Tempua bersarang rendah.  Apa yang menjadi sebab-musabab burung kecil dan unik tersebut, membuat sarang rendah berjuntai dari dahan, agar mudah ...

Mantan Penasehat KPK: Jokowi Layak Disebut Pahlawan Pengutang Terbesar Indonesia

“Sejak zaman pemerintahan Presiden Jokowi, utang Indonesia makin membengkak. Hal ini akan berdampak pada beban keuangan negara yang makin berat.” KEGEMARAN berutang Presiden Jokowi tersebut dikarenakan program pembangunan infrastruktur yang makin gencar dilakukan. Bahkan pada tahun 2018, infrastruktur juga masih menjadi prioritas utama pemeri...

Koran Utusan Malaysia: Ahok Tewas di Tangan Anies

“Pilkada DKI Putaran II tidak hanya menyedot perhatian di Tanah Air, tapi juga negara tetangga, Malaysia.” UTUSAN MALAYSIA, salah satu koran yang cukup berpengaruh di negeri Jiran terbitan hari ini, Kamis (20 April 2017) menurunkan laporan dengan sub judul atas: Pilihan raya disifatkan lancar tapi “paling kotor”. Sementara judul utama: Ahok T...

Kursi Panas Gubernur Ahok

Oleh, Effendy Asmara Zola “Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur DKI Jakarta dewasa ini ada yang menyebut merupakan perebutan Kursi Panas Gubernur DKI Jakarta. Itu sah-sah saja.” SAYA merasa lebih tepat dan lebih suka menyebutnya ‘Kursi Panas Gubernur Ahok’. Mengapa, karena selama ini dalam situasi pra/pasca Pilkada Gubernur DKI dari mas...

Dinilai Tak Logis Pemindahan Ibukota Negara ke Pontianak

“Pemindahan ibukota negara dari Jakarta ke Pontianak, Kalimantan Barat, dinilai merupakan wacana yang mustahil dan tidak logis.” ALASANNYA, butuh kajian mendalam mulai revisi hukum, pembiayaan hingga prospek pelayanan public termasuk komunikasi kedutaan besar. “Mustahil dan tidak logis,” ujar anggota Komisi V DPR dari Fraksi Gerindra – Nizar ...

Gerindra: Penangkapan Sekjen FUI, Desain Penguasa Lindungi Ahok

“Politikus Partai Gerindra – Romo  Syafi'i menuding, penangkapan Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) – Muhammad  Al-Khaththath menjelang aksi 313 kemarin, sebagai skenario untuk melindungi Ahok.” PASALNYA, Aksi 313 kemarin, menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberhentikan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) sebagai Gubenur DKI Jakarta...

RAR: Tampaknya Pilkada DKI Pertarungan Komunis PKI dengan Pancasilais

“Pimpinan Rumah Amanah Rakyat (RAR) – Ferdinand  Hutahaean menilai, Pilkada DKI saat ini dengan segala dinamikanya membuat pikiran kembali kepada sejarah masa lalu bangsa Indonesia.” FERDINAND menjelaskan, masa lalu bangsa yang kelam dan hitam akibat kejahatan pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang mendapat sokongan politik dari ideol...

Taufik Ismail: Ulama Dikriminalisasi, Mirip Suasana Jelang G30S/PKI

“Sastrawan Taufik Ismail angkat bicara terkait kondisi kebangsaan yang terjadi saat ini”. MENURUT Taufik, situasi banyak ulama menerima fitnah dan kriminalisasi merupakan pengulangan apa yang dilakukan oleh komunis pada tahun 60-an. “Apa yang mereka lakukan sekarang pengulangan,” ujar Taufik dalam diskusi Aksi Bela Islam dan Ulama/Aktivis Isl...