Babak Baru Soal Din Syamsudin Radikal: Kini GAR ITB vs Machfud MD


[ A+ ] /[ A- ]

Perbesar Huruf, klik A+ di atas

 

“Digempur kanan-kiri soal pelaporan terhadap Din Syamsudin bersepakterjang radikal, GAR-ITB (Gerakan Anti Radikal – ITB) tak bergeming untuk menyabut laporannya ke KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara). GAR beralasan tidak menyoal pidana (radikal), tapi soal pelanggaran administrasi. Sebut tindakan mereka agar tidak terjadi preseden buruk di kemudian hari terhadap pelanggaran-pelanggaran aturan ASN. Benarkah?”   

SEPERTI diberitakan sebelumnya diketahui, Menteri Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memeroses laporan yang disampaikan kelompok GAR ITB terkait tuduhan bahwa Din Syamsudin radikalis.

Baca: Guspardi Anggota DPR-RI: GAR ITB Laporkan Din Syamsudin itu Pencemaran Nama Baik, Mahfud MD: Pemerintah Tak Akan Proses Laporan itu

Mahfud mengakui pemerintah memang menerima laporan dari beberapa orang yang mengaku dari ITB mengenai Din Syamsuddin. Laporan itu disampaikan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo. Tapi pemerintah tidak menindaklanjuti apalagi memeroses laporan itu,” ujar Mahfud melalui akun twitter pribadinya @mohmahfudmd, Sabtu (13/2-2021).

Terkait cuitan Mahfud tersebut, Juru Bicara GAR ITB, Shinta Madesari Hudiarto menanggapi bahwa mungkin mantan Ketua MK itu belum membaca surat yang ditujukan kepada ke KASN.“Ya mungkin pak Mahfud juga belum baca surat GAR kepada KASN ya,” katanya, Minggu (14/2-2021).

Shinta mempertanyakan maksud Mahfud bahwa pemerintah tak akan memproses laporan tersebut. Dia menyebut tidak ada melapor soal radikal karena itu pidana, selain melapor sikap Din Syamsudin yang menurutnya konfrontatif dengan kebijakan pemerintah.

“Ketegasan pemerintah diperlukan agar tidak terjadi preseden buruk di kemudian hari terhadap pelanggaran-pelanggaran aturan ASN. Jangan yang pangkatnya kecil ditindak tetapi yang besar-besar dibiarkan,” ujarnya.

Kekinian, Prof Mahfud MD anteng-anteng saja atas tanggapan balik GAR ITB tersebut sementara  Prof Din Syamsudin yang tadinya enggan menanggapi laporan GAR ITB itu, akhirnya bersuara juga memberikan tanggapan cukup tajam. (tunggu berita selanjutnya). *BNTime

Editor; Effendy Asmara Zola

(Visited 23 times, 1 visits today)

Comments are closed.