Jokowi Makin Tersudut oleh 3 Kekuatan Mengerikan ini


Habib Rizieq Shihab dan Presiden Jokowi dalam ilustrasi desain foto BNTime
[ A+ ] /[ A- ]

“Kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Indonesia menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi pihak-pihak tertentu termasuk Istana.”

NAMUN, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menyebut kepulangan Habib Rizieq Shihab (HRS) bakal memberi warna baru buat dunia politik di Indonesia.

Ujang membeberkan, tidak tertutup kemungkinan, barisan ormas dan partai politik baru yang menjadi oposisi terkuat bagi pemerintah Jokowi.

“Politik ke depan sepertinya akan makin dinamis. Jika HRS mengkonsolidasikan diri, akan menjadi lampu kuning bagi Jokowi,” ungkap Ujang kepada GenPI.co Rabu (11/11-2020).

Ia juga mengatakan, kepulangan Habib Rizieq akan mempersatukan elemen politik Islam di tanah air.

“Akan menjadi ujian berat bagi pemerintahan Jokowi ke depan,” tegasnya.

Lebih lanjut, kata Ujang, barisan politik Islam akan makin kuat menjadi oposisi pemerintah – jika  Habib Rizieq berhasil merangkul mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo bersama Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

“Kalau HRS akan konsolidasi dengan GN bisa saja terjadi. HRS membantu KAMI bisa saja terjadi dan itu tidak dilarang. Namun, jika HRS masuk Partai Masyumi, itu belum tentu, karena HRS besar dan dicintai para pendukungnya itu karena HRS nonpartai,” ungkapnya.* BNTime/GenPI

(Visited 15 times, 1 visits today)

Comments are closed.