Habib Rizieq Beberkan Laporan Sampah Seputar upaya Halangi Dirinya Pulang ke Indonesia


Habib Rizieq Shihab (foto:nkri.com)
[ A+ ] /[ A- ]

 

“Supaya tidak ada yang gagal paham ikhwal beberapa kali kegagalan pulang ke tanah air, Imam Besar Umat Islam – Habib Rizieq bin Habib Husin Shihab mengungkap ihwal upaya pencekalan dirinya agar tak bisa pulang ke tanah air. Habib Rizieq menyebutnya permainan tingkat tinggi Indonesia bukan sekelas RT/RW.”

PEMERINTAH  Arab Saudi yang pernah dikecoh dengn bendera ISIS yang nempel di belakang rumah kediaman sang Imam di awal-awal pengasingan dirinya di Mekah, akhirnya memahami ada fitnah dari tanah airnya sendiri.

Perjalanan panjang fitnah atas dirinya diungkap Habib Rizieq sesaat setelah berhasil pulang ke kampung halamannya, Petamburan, Jakarta, Selasa (10 November 2020).

Dari tangkapan layar BNTime yang beredar di media sosial yang bersumber dari portal resmi Front Pembela Islam (FPI)- Front TV  berdurasi 6,13 menit, Habib Rizieq bercerita soal lika-liku keinginannya segera pulang ke tanah air.

Keberadaan di tanah suci Makkah Almukaramah, Habib Rizieq mengaku, bahwa benar dirinya pernah diperiksa oleh Badan Intelijen Saudi, diperiksa oleh Dewan Keamanan Saudi.

“Mengapa saya diperiksa, belakangan mereka mengaku, karena mereka mendapat laporan sampah dari negeri ini (Indonesia),” ungkap Habib Rizieq di depan para ulama dan sejumlah pengikutnya.

Mereka (Badan Intelijen maupun Dewan Keamanan Arab SaudI) bilang, ungkap Habib Rizieq,  pihak mereka ternyata telah menerima informasi zubalah, nahu nafsun alal maklumat kaziba, informasi-informasi yang bohong tentang dirinya.

“Zubalah artinya sampah,” ujar Habib Rizieq.

Dalam zubalah itu, Habib Rizieq disebut buronan, melarikan diri,  karena persoalan hukum, dirinya dikatakan red notice (catatan merah) dan disebut merupakan orang politik yang selalu bikin keributan di mana-mana, nanti bahaya untuk keamanan Saudi,

Laporan ini menurut Habib Rizieq ada, bukan laporan dari orang biasa, kalau laporan dari orang biasa tidak bakalan dihiraukan oleh pemerintah Saudi. Ini tingkat negara, bukan tingkat RT/RW. Negara Saudi mendapat laporan, berarti yang memberikan laporan ini, itu tingkat tinggi juga.

Bahwa Habib Rizieq dilaporkan punya dua kasus hukum, satu di Jakarta – satu di Bandung. Karena pihak Intelijen dan Dewan Keamanan Saudi minta bukti bantahan Habib Rizieq tidak punya kasus hukum, maka Habib Rizieq membuktikan dengan memperlihatkan SP3.

“SP3-nya saya terjemahkan ke dalam Bahasa Arab. Dalam sejarah tidak pernah ada SP3 diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab. Kalau saya serahkan SP3, polisi di sana, intelijen di sana kan nggak paham apa isinya, apa maksudnya. Maka saya terjemahkan ke dalam Bahasa Arab. Kita buat dokumen resmi, terjemahan resmi,” papar Habib Rizieq.

Begitu mereka baca, mereka kaget. Ini kan  hukum sudah selesai. Kenapa dilaporkan masih tetap bersalah.

“Jadi pemerintah Saudi sendiri yang menilai,” ujar Habib Rizieq.

Habib Rizieq pun menanyakan, tuduhan apa lagi yang mereka dapat dari Indonesia?

“Katanya saya dilaporkan dikejar-kejar Badan Intelijen Negara Indonesia. Saya bilang saya tidak punya persoalan dengan Badan Intelijen Negara Indonesia,” terangnya kepada Otoritas Saudi.

Habib Rizieq menyebutkan dirinya bukan dikejar-kejar, tapi punya dokumen hubungan resmi dengan BIN dalam hal perjanjian kerjasama, dan dibuktikanlah perjanjian resmi tersebut yang ia terjemahkan lagi ke dalam Bahasa Arab.

“Dokumen hal ini kan belum saya buka ke masyarakat, saya pikir ndak ada perlunya saya buka ke masyarakat,” kata Habib Rizieq.

“Maka pihak Keamanan maupun Intelijen Arab Saudi kaget setelah membaca dokumen resmi  perjanjian kerjasama dengan BIN tersebut. Lho, Anda ini punya perjanjian begini bagus denga n negara Anda. Anda tidak punya masalah kok dilaporkan macam-macam,” kata Habib Rizieq menerangkan sikap heran pihak terkait Arab Saudi.

Akhirnya otoritas pemerintah Arab Saudi yang berwenang dibidangnya, mereka minta maaf, kami salah, kami sudah melewati batas kewenangan kami, karena kesalahan dari informasi yang kami terima dari negara Anda.

Bahkan terakhir bukan lagi persoalan bayar safar, bahkan mereka menawarkan Habib Rizieq pilihan, pulang ke Indonesia atau tetap tinggal di Saudi.

“Habib, Anda mau pulang ke Indonesia atau mau tinggal di sini selamanya, atau mau seumur hidup silakan pilih. Begitu saya ditawarkan oleh petinggi di Ryad, (Sabtu,7 November 2020) malam,  saat saya mengunjungi petinggi di Ryad, kita diberikan izin tinggal, mau seumur hidup pun boleh, ungkap Habib Rizieq.

“Jadi bohong, kalau saya punya persoalan dengan pemerintah Arab Saudi. Makanya kalau jadi pejabat itu, bicara jangan sembarangan. Kalau bicara mesti punya data. Mosok pejabat bicara nggak pakai data, kalau nggak pakai data itu pedagang kopi di warung-warung. Ada kopinya sedu, kasi gula, selesai.,” tutup Habib Rizieq. *BNTime

(Visited 16 times, 1 visits today)

Comments are closed.