Anies Baswedan dapat Penghargaan Dunia, Orang Istana Kepanasan, Fadli Zon: Memalukan Giliran ada Salah Buru-buru Cuci Tangan


Anies Baswedan - Fajrool Rachman (Repro foto Repelitacom)
[ A+ ] /[ A- ]

 

“Politisi Partai Demokrat Andi Arief mengatakan kalau Presiden Jokowi akan mudah dapat beragam penghargaan andai mampu membawa ekonomi Indonesia tumbuh konsisten di angka 6 persen seperti era Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

TIDAK hanya itu, Andi Arief juga meyakini kalau para pemimpin lokal akan dapat banyak ruang di nasional jika target ekonomi itu dicapai.

“Pertumbuhan ekonomi 6 persen telah melahirkan pemimpin lokal seperti Ibu Risma, Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo, Jokowi (sebelum jadi Presiden) dan beberapa figur lokal lainnya. Mengapa sekarang figur lokal nyungsep, bisa ditebak jawabannya,” kata Andi Arief dalam cuitan akun Twitter pribadinya, Minggu (31/10-2020). Dilansir  TeropongSenayan.

Hal tersebut berhubungan dengan klaim yang dilakukan oleh Jurubicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman yang seolah ingin mendompleng penghargaan milik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Seperti diketahui,  Anies Baswedan baru saja membawa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memenangkan Sustainable Transport Award (STA) 2021 atas program integrasi antarmoda transportasi publik.

Sebelumnya, Fadjroel menanggapi capaian itu sebagai rintisan dari Presiden Joko Widodo saat menjabat sebagai gubernur di tahun 2012 lalu bersama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat itu (Andi Arief) mengaku, Fadjroel sangat memaksakan mendompleng penghargaan yang diraih oleh Anies Baswedan.

“Presiden sangat butuh penghargaan dunia, sehingga harus dipaksakan para jubirnya mendompleng penghargaan pada Anies,” sindirnya.

Diketahui, DKI Jakarta dapat penghargaan internasional di bidang transportasi, Sustainable Transport Award (STA) 2021. Penghargaan itu diberikan The Institute for Transportation & Development Policy (ITDP) yang berbasis di Kota New York, Amerika Serikat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambut baik penghargaan itu. Dia mengucapkan syukur atas pencapaian selama ini.

“Alhamdulillah, alhamdulillah!! terbaik dunia!!! Ya, Jakarta terpilih sebagai Kota Terbaik di Dunia dalam Sustainable Transport Award 2021,” kata Anies lewat akun Twitter, @aniesbaswedan, Sabtu (31/10).

Akan tetapi, juru bicara Presiden Fadjroel Rachman menilai, pencapaian itu tidak terlepas dari peran Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, yakni Joko Widodo atau Jokowi dan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

Fadjroel mengucapkan terimakasih untuk Anies Baswedan yang telah melanjutkan semua program Jokowi dan Ahok dalam bidang transportasi.

“Akhirnya semua pekerjaan transportasi publik yang DIRINTIS Presiden @jokowi & @basuki_btp dari #MRTJakarta #LRTJabodebek #KeretaApiBandara #6TolDalamKota juga #TransJakarta Pak Sutiyoso mendapatkan penghargaan. Terimakasih @aniesbaswedan sudah melanjutkan ~ FR #JakartaJuaraDunia” demikian tulis Fadjroel di twitternya. 

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon mengaku malu dengan klaim juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman soal peran Jokowi dan Ahok di penghargaan DKI Jakarta sebagai Kota terbaik dunia.

Fadli Zon bilang, ketika ada penghargaan Fadjroel ikut-ikut klaim, tetapi ketika ada salah, baru cuci tangan.

“Malu membaca twitt jubir istana @fadjroeL. Giliran ada penghargaan ikut-ikutanan klaim, giliran salah cuci tangan.” Tulis Fadli Zon. Dikutip dari Repelita,Com.

Dia menilai, selama ini Istana seolah menjadi oposisi kepada Pemda DKI Jakarta. “Kok istana mau jadi “oposisi” DKI?” katanya.*BNTime/TS/RC  (re-edit)

(Visited 14 times, 1 visits today)

Comments are closed.