PDAM Pontianak: Walikota Minta Target Tercapai, Pegawai Minta Direksi Baru Tidak Lebai


Ilustrasi
[ A+ ] /[ A- ]

 

“Centang-perenang administrasi dan SDM dalam pengelolaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak selama ini, diharapkan dapat dirapikan atau ditertibkan oleh direksi pengganti yang baru dilantik di bawah perubahan menjadi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM).”

DIKABARKAN, bahwa Walikota Pontianak – Edi Rusdi Kamtono melantik Ardiansyah sebagai Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum “Tirta Khatulistiwa” ,  Direktur Pelayanan – Wawan  Hari Purnomo A dan Direktur Administrasi dan Keuangan – Sasmita.

Tidak diketahui, dalam pelantikan yang katanya tertutup di ruang rapat kantor walikota itu, dikhadiri juga apa tidak oleh direktur sebelumnya – Lajito – yang dikabarkan baru saja lepas dari jerat positip Covid-19. Apakah juga dikhadiri oleh Direktur Administrasi & Keuangan – Mashita yang controversial menurut kalangan pegawai perusahaan air minum daerah milik Pemkot Pontianak tersebut.

Diketahui, bahwa Lajito bebas tugas (pensiun) pada bulan Oktober 2020, dan Mashita dalam masa persiapan pensiun untuk s/d Desember mendatang. Sementara Direktur Teknis masih tetap Abdullah.

Dari laman resmi Humas Pemkot Pontianak, terpantau harapan walikota Edy Kamtono usai pelantikan di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Jumat (25 Sept 2020), yang intinya menaruh harapan penuh pada jajaran direksi baru untuk perbaikan-perbaikan.

“Saya minta Dirut bisa bekerja maksimal dengan capaian target-target dalam memberikan pelayanan air bersih kepada warga Kota Pontianak,” ujarnya.

Menurut walikota, masih banyak tantangan yang dihadapi PDAM (PUDAM, Red.)Kota Pontianak berupa target yang harus dicapai. Diantaranya, menurunkan tingkat kebocoran air yang sekarang sudah menyapai di atas 30 persen, menyelesaikan tunggakan yang sudah di atas Rp20 miliar serta kualitas air yang masih menjadi keluhan pelanggan, termasuk sambungan air bersih yang ditargetkan bisa mencakup 100 persen.

“Tantangan-tantangan ini harus bisa dicapai dan dituntaskan,” tekannya.

Jangan Lebai

Sama dengan harapan Walikota Edi Kamtono, dari kalangan pegawai (karyawan) PUDAM ‘Tirta Khatulistiwa’ yang berjumlah hampir 300 orang itu, menaruh harapan penuh untuk perbaikan dari Dirut yang baru khususnya – Ardiansyah. Baik perbaikan atau ketertiban administrasi maupun secara teknis pengelolaan dan pelayanan umum.

“Kami percaya itu, karena Ardiansyah sebelumnya adalah orang dalam juga yang paham betul sepak-terjang yang terjadi dilingkungan kerjanya,” kata seorang karyawan di kantor pusat pelayanan PDAM Jl.Imam Bonjol 320, Pontianak, Rabu (30 Sept 2020).

“Jangan ada pegawai yang mesum di toilet malah dapat jabatan, dilaporkan tapi tak ditanggapi atasan maupun walikota,” timpal seorang pegawai lainnya (wanita), seraya memberikan foto copy pernyataan sikap beberapa karyawan PDAM Pontianak 1986 yang tak direspon.

“Kami berharap Dirut dan jajarannya tidak hanya pintar dan ahli dibidang kerja masing-masing, tapi juga akhlakul karimah diutamakan untuk dapat ridho Allah mengelola pekerjaannya,” tambah si ibu pegawai PDAM.

Sementara pegawai yang terdahulu bicara, melanjutkan hal-ikhwal borok di PDAM selama satu priode Direksi PDAM sebelumnya.

“Kami berharap sikap like and dislike antara Direksi dengan staf dan karyawan tidak ada lagi, seperti terjadi sebelum ini. Jangan lebai, karena staf lebih pintar dibanding direksi yang cuma lebai cari muka ke Dirut, Pejabat yang berkualitas malah dilempar jadi staf biasa di kantor pelayanan pembantu (cabang). ” katanya.

Maka, harapnya,  agar penempatan SDM benar-benar tepat. “Jangan ada jabatan, lantas senaknya, teken absen terus tidur berjam-jam di ruang kerjanya tiap hari jam kerja hingga hari ini,” imbuhnya.

Dia mengakui, kalau Dirut baru – Ardiansyah  adalah orang pintar, orang dalam PDAM yang semula Staf Ahli Administrasi dan Keuangan. Jabatan yang dipikulnya dan jajaran direksi baru lainnya setelah berhasil melalui proses fit and proper tes  (uji kelayakan) menggugurkan beberapa calon lainnya. ***BNTime

(Visited 32 times, 1 visits today)

Comments are closed.