Dengan Beasiswa Khusus UBSI, Nur Amani Meraih Impian


Nur Amani
[ A+ ] /[ A- ]

“Banyak remaja yang ingin kuliah, namun terkendala biaya. Hal itu pun dialami oleh Nur Amani. Kuliah menjadi sebuah impian yang seolah sulit tergapai.”

AYAHNYA sudah almarhum, sedangkan ibunya bekerja sebagai ibu rumah tangga.
Ia anak keempat dari enam bersaudara. Kakak-kakaknya tidak ada satupun yang kuliah. Alasannya, persoalan biaya.

Hingga suatu ketika, gadis kelahiran Sampang tahun 1998 itu mendengar adanya program beasiswa dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Maka mimpinya kembalinya menggelora.

Tak menunggu lama, dia mendaftar. Hingga kemudian, dia menjadi salah satu dari sekian orang penerima beasiswa khusus untuk kuliah di UBSI Margonda Depok, Fakultas Teknik dan Informatika, Jurusan Sistem Informasi Akuntansi.

Beasiswa Khusus diberikan oleh UBSI kepada calon mahasiswa/ mahasiswa UBSI yang dari keluarga sederhana/kurang mampu, namun mempunyai semangat belajar yang tinggi dan potensi akademik yang mumpuni.

“Alhamdulillah saya sangat bahagia bisa kuliah di Kampus UBSI dengan Beasiswa Khusus, sesuai dengan yang sangat saya harapkan,” kata Nur Amani, Kamis (10/9/2020).

Amani mengaku, beasiswa ini sangat membantu dirinya dalam biaya perkuliahan sehingga tidak membebankan ibu dan kakak-kakaknya. Karenanya, kebahagiaan itu tidak hanya dirasakan oleh Nur Amani, tetapi juga seluruh keluarganya.

“Ibu dan keluarga saya sangat bahagia mengetahui saya mendapatkan beasiswa ini. Apalagi dalam keluarga saya, baru saya anak yang bisa kuliah,” tuturnya.

Nur Amani masuk kuliah tahun 2017 dan lulus kuliah tahun 2020, tepatnya awal September 2020. “Saya sangat senang kuliah di UBSI. Saya banyak mendapatkan ilmu yang saya terapkan di dunia kerja,” kata Nur Amani.

Tak ingin menyia-siakan kesempatan beasiswa yang didapatnya, dia pun gigih menjalani proses perkuliahan. Bahkan, dia juga menyambi bekerja untuk mendapatkan uang saku.

”Saya bekerja dari semester awal kuliah di UBSI. Saya bekerja sebagai SPG baju anak-anak, lalu bekerja freelance di suatu instansi selama tiga bulan,” paparnya. *

Ia melanjutkan, tahun 2019 bulan November sampai bulan Desember ia PKL/magang . “Saya diterima di suatu instansi pemerintah. Selesai PKL/magang, Alhamdulilah bulan Desember saya diterima bekerja di suatu perusahaan PT Cipta Sarana Kenayu Lestari sampai saat ini,” tuturnya.

Berkaca dari pengalaman hidupnya, Nur Amani menyemangati anak-anak muda untuk kuliah.

“Untuk teman-teman yang sudah lulus SMA/SMK, pilihlah kampus yang berkualitas dan menyediakan program beasiswa atau yang biaya kuliahnya terjangkau. Salah satunya Kampus UBSI. Jangan patah semangat untuk menggapai subuah cita-cita. InsyaAllah selalu ada jalannya,” kata Nur Amani *BNTime/AKA

(Visited 19 times, 1 visits today)

Comments are closed.