Inilah Waktu yang Tepat untuk Membaca Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriyah


Ilustrasi
[ A+ ] /[ A- ]

 

“Ini sebenarnya merupakan pengulangan untuk selalu BNTime mengingatkan tiap tahun menyambut tahun baru Hijriyah, yang merupakan tahun baru Islam. Kali ini kita mengantarkan kepergian tahun 1441 Hijriyah dan menyambut tahun baru 1442 Hijriyah sebentar lagi.”

 BERBEDA dengan tahun baru Masehi yang disambut dengan pesta kembang api dan kegiatan berbau hura-hura lainnya. Saat tahun baru Hijriyah tiba, umat Islam hendaknya menyambutnya dengan berdoa, agar diberi keselamatan dan ketetapan iman.

Syuriyah MWC NU Kalinyamatan, KH Muchlisul Hadi sekaligus Nadhir Musholla Baitur Rohman yang diwakili Khoirul Kamal, seperti dikutip dari NU Online  beberapa waktu lalu mengatakan, tujuan doa akhir tahun dan awal tahun ini agar kita tidak diganggu setan, sehingga berbuat munkar.

“Tujuan dari kita berdoa akhir dan awal tahun adalah agar kita terhindar dari godaan setan. Sebab setiap waktu kita selalu diganggu oleh makhluk laknat itu,” jelas Kyai Khoirul dalam artikel yang ditulis Syaiful Mustaqim.

Doa akhir tahun dibaca setelah salat Ashar, sedangkan doa awal tahun dibaca setelah salat Maghrib pada hari terakhir tahun yang akan berganti.

Setelah salat Ashar adalah waktu untuk membaca doa akhir tahun.

Kemudian doa awal tahun dibaca petang setelah selesai shalat Maghrib.

Dalam kitab Maslakul Akhyar karya Habib Utsman bin Yahya, seperti dilansir NU Online, berikut adalah doa Rasulullah di akhir tahun.

اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْه وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Artinya: “Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berrarti mendurhakai-Mu.

Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah pupuskan harapanku. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”

Sedangkan doa Rasullah di awal tahun baru adalah sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِه، وَالعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Artinya, “Tuhanku, Kau yang abadi, qadim, dan awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini.

Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”

Doa awal tahun dan akhir tahun ini dianjurkan untuk dibaca sebanyak tiga kali. *BNtime/TJ/NUOl 

(Visited 23 times, 1 visits today)

Comments are closed.