Awas ! Penista Agama Berkeliaran, Pakai Nama Muslim Bikin Gerakan Lepas Jilbab


Muhammad Amin dan Gerakan Lepas Jilbab (desain BNTime from FB)
[ A+ ] /[ A- ]

(Klik A+ di atas utk perbesar huruf)

“Dalam dua pekan terakhir berturut-turut terjadi tiga kali penistaan terhadap agama Islam. Denny Kumala tercatat sebagai yang pertama untuk kali ini melecehkan Islam melalui akun facebook-nya. Mantan anggota DPRD Kalbar dari Fraksi PDI-P ini mengadu-domba Islam dengan Katolik menyoal toa suara zikir / azan dan jam gereja. ‘jangan onani di sejarah agama saja’ ujarnya.”

MENYUSUL pria tua pemilik akun twitter Apollinaris Darmawan yang membuat video ‘Buang Islam dari Indonesia’ yang membuat dirinya nyaris tewas dikeroyok warga. Residivis untuk kasus serupa berupa penistaan terhadap Nabi Muhammad dalam tuisan bukunya (2016), berhasil diselamatkan dan diamankan polisi. Sementara Denny Kumala masih diperiksa intensif oleh Polres Kota Singkawang (d/h ibukota Kabupten Sambas), Kalimantan Barat.

Baca: *Kembali Terjadi Penistaan Agama di Kalbar, Polisi kembali Diminta untuk Tidak Tebang Pilih
*Bikin Video “Buang Islam dari Indonesia” Pak Tua ini Dikeroyok Warga, Gak Kapok Pernah Dipenjara Hina Nabi Muhammad

Hanya berselang dua hari postingan akun face-book yang memakai nama muslim Muhhammad Amin, ramai beredar di media sosial face-book dan whatsApp menyulut amarah para netizen.

Dalam postingan tgl 31 Juli 2020, dia menulis; “Dua nabi terpenting Islam, Ibrahim menderita skizofrenia karena ada suara di kepalanya untuk menyembelih anaknya. Muhammad menderita temporal lobe epilepsy karena setiap mau mengeluarkan wahyu bergetar-getar keluar busa dari mulutnya. Dan umatnya menderita halusinasi massal.”

Dia juga memposting aksi Gerakan Lepas Jilbab pada Sabtu, 8 Agustus 2020 melalui video Youtube bersama mitranya  yang disetingnya sebagai nara sumber, perempuan bernama Gayatri Muthari. Di situ Gayatri yang juga facebooker (RA Gayatri Wedotami MS) – non muslim,  memutarbalikan sejarah asal usul pemakaian jilbab dan atau hijab. Jadi tak penting Muslimah mempedulikan jilbab.

Gayatri Muthari

Dia menyebut; “Pakaian perempuan adalah hak perempuan itu sendiri, nabi yang semua lelaki, imam yang semua lelaki, telah berbuat tidak adil dengan mewajibkan jilbab atas perempuan. Maka perlu hirarki dalam keislaman, nabi-nabi perempuan, imam-imam perempuan. Jangan mau dikadalin lelaki wahai para jelita”, hasut si Mat Amin yang postingan-postingannya disambut hujatan dan sumpah serapah ribuan warga net.!

Masih ada postingan anak muda bahaya laten komunis itu yang lebih seram dalam sehari dua belakangan ini bikin merinding, membuat dirinya diam-diam menjadi buronan umat Islam sedunia. *BNTime

(Visited 43 times, 1 visits today)

Comments are closed.