Operasi Pasar LPG 3kg di Pontianak Disikapi Berbeda oleh Masyarakat


Berburu LPG 3kg dalam operasi pasar Pemkot Pontianak di Pasar Dahlia, Kamis 23 Juli 2020 (foto:effendy asmara zola/BNTime)
[ A+ ] /[ A- ]

(Klik A+ di atas utk perbesar huruf)

“Dalam sepekan terakhir sejak medio Juli, Diskumindag (Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan) Kota Pontianak bekerjasama dengan Pertamina telah tiga kali melakukan operasi pasar gas LPG 3kg.

KALI pertama dilakukan di kelurahan Sungai Bangkong – Kecamatan Pontianak Kota, disusul esok paginya nya di kawasan Pasar Dahlia, Kelurahan Sungai Jawi – Pontianak  Barat, lalu di halaman Kelurahan Dalam Bugis, Pontianak  Timur, Sabtu (25 Juli 2020).

Dari banner yang terpampang di Pasar Dahlia,Kamis (23 Juli 2020) diketahui, bahwa Operasi Pasar LPG 3kg untuk UMKM dn Rumah Tangga tersebut bekerjasama dengan Pertamina yang merupakan program kerjasama Diskumindag Kota Pontianak dengan Koperasi UMKM Konsumen Kreatif dan LSM Lira (Lumbung Informasi Rakyat).

Operasi pasar dimaksudkan sampai masyarakat yang memerlukan LPG 3kg benar-benar mendapatkan harga pangkalan sesuai HET (harga eceran tertinggi), Rp.16,500/tabung.

Selamat Idul Adha 1441 H Mohon Maaf Lahir & Batin

Masyarakat nampak mengular di halaman depan Pasar Dahlia, mengantre untuk mendapatkan masing-masing satu gas tabung 3kg dari jumlah 560 tabung yang dibagikan dengan harga HET Rp.16,500.

Tampak hadir menyaksikan jalannya operasi pasar di Pasar Dahlia itu, Kepala Diskumindag Kota Pontianak, Haryadi.

Selamat Idul Adha 1441 H Mohon Maaf Lahir & Batin.

Baca juga: Beginilah Wajah Gedung TPQ Darul Muttaqien nanti

Dalam situasi gas langka maupun normal, di ‘pasar gelap’ tapi terang, LPQ 3kg bisa didapat dengan Rp.22,000 – Rp.25,000 / tabung.

Tak heran jika operasi pasar yang mestinya dapat diterima dengan baik, disikapi berbeda oleh warga. Tak sedikit  warga yang memutar balik sepedamotornya, tak sanggup untuk cape bergabung dengan antrean yang cukup panjang.

“Udahlah, duak puloh duak ke, duak limak ribu ke setabong, yang penting barang ade. Ndah leteh bepeloh ngikot bares macam ular panjangnye”, omel seorang emak-emak dalam Basa Melayu Pontianak yang kental sambil memutar balik sepedamotornya tak mau cape ikut ngantre.

Ada pula seorang bapak yang justru mengebut sepeda motornya bermuatan 4 tabung gas, padahal perorang cuma bisa dapat satu tabung. Kok bisa?

Hingga saat ini, kebanyakan ibu rumah tangga memesan LPQ 3kg dari ‘pengecer gelap’ dengan harga Rp.22,000 diantar ke rumah pemesan (langganan) via telepon seluler.*BNTime

(Visited 32 times, 1 visits today)

Comments are closed.