Pemerintah India Lebih Faham dengan Kebutuhan Rakyatnya  di Tengah Lockdown Corona. Tidak bagi-bagi Sembako atau BLT seperti Indonesia, tapi bagi-bagi ini…


Ilustrasi: Kondom Warna
[ A+ ] /[ A- ]

(Klik A+ di atas utk perbesar huruf)

“Kalau pemerintah Indonesia disibukan dengan urusan bagi-bagi sembako, BLT (bantuan langsung tunai) dan sebagainya di tengah pandemi Corona yang faktanya banyak tidak tepat sasaran penerimanya, tidak demikian halnya dengan pemerintah India yang rupanya lebih faham akan kebutuhan rakyatnya ketimbang Sembako atau bantuan uang tunai.”

PEMERINTAH Ballia di Uttar Pradesh, India, bagi-bagi kondom di tengah  pandemi Corona Pembagian kondom ini disebut untuk memberikan perlengkapan bagi keluarga berencana yang didistribusikan pemerintah kabupaten di Ballia untuk mencegah kemungkinan ledakan populasi di sana.

Pejabat kabupaten Ballia, India, khawatir bahwa kebijakan lockdown dan kurangnya kegiatan yang saat ini dibatasi – mengarah  pada kemungkinan kenaikan angka kelahiran di kabupaten dan tempat lain selama periode lockdown. Karenanya, anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) seperti Asha bersama dengan petugas kesehatan dan Bidan Perawat Bantu (ANM) telah diperintahkan untuk mendistribusikan paket kondom dan alat kontrasepsi lainnya ke setiap rumah tangga di sana.

Mereka juga diminta untuk membuat orang sadar akan manfaat keluarga berencana dan berbagai tindakan pengendalian populasi yang tersedia bagi mereka.

Dijelaskan lebih detail, asisten chief marketing officer (CMO) Ballia, Dr Ballinder Prasad mengatakan, bahwa pemerintah khawatir program keluarga berencana diabaikan saat pandemi Corona.

“Sekitar 30 ribu kondom telah didistribusikan sejauh ini selama lockdown,” katanya, dikutip dari Zee News India pada Selasa (27/4/2020), dilansir detikhealth.

Dr Prasad mengatakan bahwa lockdown di daerah pedesaan membuat aktivitas mereka lebih sedikit, sehingga pendistribusian kondom dilanjutkan di pedesaan. Ia juga memberi tahu bahwa petugas kesehatan setempat tetap mengambil langkah-langkah menjaga jarak sosial setiap kali mereka datang ke desa mana pun.

Namun Prasad mengatakan, bahwa pendistribusian alat keluarga berencana bukanlah hal baru dan sudah berjalan lama sebagai bagian dari program pengendalian populasi oleh pemerintah. *BNTime/dtk

(Visited 13 times, 1 visits today)

Comments are closed.