“Darul Muttaqien” Berbagi Rasa, Daging Ayam Gratis di ujung Ramadhan


[ A+ ] /[ A- ]

(Klik A+ di atas utk perbesar huruf)

“Pihak masjid Darul Muttaqien, Pontianak, Jumat  (22 Mei 2020) pagi, berbagi daging ayam gratis buat para duafa dan orang tua di sekitar kawasan masjid yang beralamat di Jl.Tabrani Akhmad, Pontianak Barat.”

BERBAGI saat dua hari menjelang Iedul Fitri 1441 H ini, menurut Ketua PHBI Masjid ‘Damrul Muttaqien’, H.Eko Dharmawan, merupakan kegiatan rutin tim OTR (On The Roud) masjid ini berbagi kapan saja, tak tertentu waktu.

 

Sebelumnya tim OTR  berhasil mendapatkan 500 kg gula pasir yang dibeli dari pemerintah provinsi dengan HET (harga eceran tertinggi) Rp.12,500/kg, tapi dibagikan gratis kepada sekitar 200 sasaran penerima tatkala harga gula menggila mendekati Rp.20,000/kg jelang Ramadan. Sementara jelang Ramadan lalu, seorang muslimah jamaah ‘Darul Muttaqien’ pun turut berbagi hati dengan membagikan ratusan masker produk sendiri secara gratis.

Bacara Artikel terkait di Category Kiprah :*Corona Merajalela, Harga Gula Menggila: “Darul Mutaqien” Pontianak Bagi-bagi Gula Gratis
*Darul Muttaqien” Pontianak Bagi-bagi Masker Gratis
Sedangkan dalam kegiatan bagi-bagi daging ayam gratis, dapat dikemas antara 1,7 atau 1,8 kg perbungkus kantong kresek. ‘Susah juga untuk ngepaskan dua kilo per bungkus’, kata H. Eko.
Pokoknya, kata H.Eko, terhimpun 200 kemasan, masing-masing 65% buat kalangan duafa dan orangtua, 35% bagi para ustadz  yang biasa mengisi tausiyah di masjid ini dan para imam,  para pejuang pemakmur masjid Darul Muttakin serta para pegiat tim OTR. Semua diantar ke alamat kediaman masing-masing seperti biasa.

“Dananya kita pertanggungjawabkan Rp.8 juta 4 ratus lima 50 ribu rupiah yang ada di kas PHBI Darul Muttaqien, kekurangannya untuk menyukui Rp.10 juta, terkumpul infaq dari jamaah yang membaca pemberitahuan pada running teks masjid. Itulah yang kita bagikan, selesai pagi ini juga”, ungkap H.Eko yang pengusaha madu Kapuas Hulu itu.

“Ada juga dua-tiga orang yang menerima tapi mengembalikan lagi ke tim, karena merasa masih mampu, sedangkan masih ada orang lain yang lebih berhak untuk menerimanya”, imbuh H.Eko. *BNTime

 

(Visited 34 times, 1 visits today)

Comments are closed.