Corona, Pemkot Pontianak Gratiskan Tagihan PDAM


Jagalah kebersihan di tiap kesempatan
[ A+ ] /[ A- ]

(Klik A+ utk perbesar huruf)

“Menyikapi kondisi di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak memberikan keringanan dengan menggratiskan tagihan PDAM.”

KERINGANAN diberikan bagi rumah tangga sederhana dan penggunaan sosial seperti rumah ibadah dan sekolah selama tiga bulan, terhitung mulai tagihan bulan April 2020.

“Kebijakan ini merupakan upaya stimulus terhadap masyarakat yang terdampak serta penggunaan sosial seperti rumah ibadah dan sekolah,” ujar Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono baru-baru ini.

Pemkot Pontianak juga memberikan stimulus berupa keringanan, maksimum 10 meter kubik dikalikan tarif bagi rumah tangga semi permanen yang memiliki usaha termasuk daerah perdagangan, baik yang di dalam gang maupun pinggir jalan.

“Akibat dari pemberian stimulus tersebut tentu berdampak pada pendapatan PDAM,” ungkapnya.

Menurut Edi, dengan diberlakukannya kebijakan tersebut, berdasarkan perhitungan selama satu bulan, PDAM kehilangan pendapatan senilai Rp2,5 miliar, sehingga jika keringanan tersebut diberlakukan selama tiga bulan, PDAM akan kehilangan pendapatan senilai Rp7,5 miliar.

 

Tetaplah jaga kebersihan di setiap kesempatan

“Dalam kondisi normal pendapatan PDAM perbulan bisa mencapai tigabelas miliar rupiah”,terangnya.

Pelanggan yang digratiskan tagihannya, tidak dikenakan tagihan beban air, terkecuali retribusi kebersihan yang ditagihkan kepada setiap pelanggan PDAM. Kendati demikian, Edi mengimbau warga agar mengggunakan air sehemat mungkin.

“Jadi, tidak mesti mumpung bebas lalu menggunakan air secara boros sebab kita memerlukan biaya untuk memproduksi air bersih,” pungkas Edi.Kamtono. *BNTime/proponti (re-edit)

Editor:EAZ

(Visited 14 times, 1 visits today)

Comments are closed.