Banyak yang Tidak Tepat Sasaran, Walikota Pontianak Minta Lurah Verifikasi Data Warga Miskin


[ A+ ] /[ A- ]

(Klik A+ di atas utk perbesar huruf)

“Masih banyak laporan penerimaan bantuan yang tidak tepat sasaran, misalnya warga yang sudah mampu tetapi masih menerima bantuan, kemudian ada yang sudah meninggal atau pindah tempat tinggal.”

WALIKOTA Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta para lurah melakukan musyawarah kelurahan untuk menentukan dan memverifikasi data penduduk miskin.

Berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), jumlah penduduk miskin 24.668 Kepala Keluarga (KK). “Sementara data dari Bappeda Kota Pontianak berdasarkan survei tahun 2017 jumlah penduduk miskin 29.171 jiwa atau setara 8.400 KK,” kata Edi Kamtono.

Namun diakuinya, masih banyak laporan penerimaan bantuan yang tidak tepat sasaran, misalnya warga yang sudah mampu tetapi masih menerima bantuan, kemudian ada yang sudah meninggal atau pindah tempat tinggal.

Untuk itu, dirinya meminta para Ketua RT/RW membantu mendata warga di wilayahnya supaya data itu benar dan valid, baik itu warga miskin yang lama atau baru.

“Mungkin yang tadinya rentan miskin menjadi miskin supaya benar-benar tepat sasaran,” ungkap walikota usai menyerahkan bantuan transportasi secara simbolis bagi guru ngaji, petugas fardhu kifayah, posyandu dan RT/RW di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (29/4-2020).

Tetaplah jaga kebersihan di setiap kesempatan

Menurutnya, dampak pandemi Covid-19 ini tentunya jumlah penduduk miskin kian bertambah, termasuk jumlah pengangguran dan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Untuk itu, pihaknya terus melakukan pendataan.

“Sejauh ini bantuan beras yang sudah kita salurkan kepada warga Kota Pontianak mendekati 70.000 KK,” pungkasnya seperti disampaikan Humas Pemkot Pontianai dalam siaran resminya.* BNTime

(Visited 13 times, 1 visits today)

Comments are closed.