1/3 dari 333 Masjid di Pontianak Tarawih, 63 Masjid dan Lapangan Tetap akan Selenggarakan Salat Ied


[ A+ ] /[ A- ]

(Klik A+ di atas utk perbesar huruf)

“Kapolresta Kota Pontianak, Kombes Komarudin menerangkan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan MUI Kota Pontianak. Dalam pelaksanaan Salat Ied akan tetap mengacu pada fatwa MUI Pusat.”

MUI pusat, ungkapnya, mengimbau kepada kita semua agar bisa berikhtiar dengan membatasi aktivitas ibadah.

Ia menerangkan, sejauh ini untuk pelaksanaan salat tarawih di Kota Pontianak dari 333 masjid yang tercatat, tidak sampai sepertiga yang masih melaksanakan salat tarawih. Masjid yang masih melaksanakan salat tarawih juga dengan jumlah jamaah yang tidak banyak.

“Artinya mungkin masyarakat kita khususnya yang muslim makin paham dengan situasi yang ada dan mau memahami fatwa MUI,” katanya.

 

Sementara untuk pelaksanaan Salat Ied, pihaknya juga telah melakukan antisipasi.

 

Tercatat ada sekitar 63 masjid dan lapangan yang tetap akan menyelenggarakan Salat Ied. Namun Polresta Pontianak akan tetap melakukan pendekatan.

 

Suasana Salat Tarawih 1441 H dalam pshycal distancing di Masjid Darul Muttaqien, Pontianak.

“Dalam waktu dekat sesuai dengan yang diagendakan DPRD (kota?), akan mengundang dewan masjid, MUI, pimpinan organisasi Islam, PHBI, untuk menyikapi keinginan masyarakat yang ingin tetap melaksanakan Salat Ied,” kata Kombes Komarudin.

Baca Artikel terkait: Pemkot Pontianak Tiadakan Salat Ied, Ini Solusinya:

Ia menjelaskan upaya komunikasi akan tetap dimaksimalkan kepada masyarakat. Polresta Pontianak juga akan makin intens melihat beberapa fenomena sosial yang muncul. “Trend pada awal puasa yang diserbu adalah pasar dan sembako, sekarang bergeser ke toko pakaian, ini yang terus kita evaluasi,” pungkasnya. *BNTime/prokopim (re-edit)

(Visited 29 times, 1 visits today)

Comments are closed.