“Darul Muttaqin” Pontianak Berbagi buat Duafa di Tengah Badai Corona


[ A+ ] /[ A- ]

  (Perbesar huruf, klik A+ di atas)

“Pengurus yayasan, pengurus masjid, serta para jamaah Masjid Darul Muttaqin, Pontianak, merasa prihatin terhadap sesama dalam situasi dan kondisi merajalelanya virus Covid-19 atau lebih dikenal sebagai Corona dewasa ini.”

UNTUK itu tim pemerhati dari masjid ini terhadap kondisi duafa di sekitarnya, berinisiatif memberikan bantuan sedapatnya yang diupayakan sejak adanya maklumat larangan keluar rumah.

Tim tidaklah terstruktur dalam yayasan atau pun kepengurusan masjid, tapi merupakan spontanitas yang diprakarsai oleh salah seorang pengurus, H.Adip, bersama jamaah – H.Eko.

Tim sudah ada sejak beberapa tahun lalu yang diberi nama  On The Road (OTR), gerakannya insidentil. Dari masjid berlantai dua berkapasitas sekitar 1.000 jamaah ini,  bertujuan memberikan bantuan kepada para duafa yang ditemui di jalan, khususnya yang bertempat tinggal di sekitar masjid dalam situasi tertentu. Seperti yang dilaksanakan sekarang, dimana para duafa termasuk  terkena maklumat pemerintah dengan larangan keluar rumah sampai waktu yang belum dapat ditentukan.

Tetaplah jaga kebersihan di setiap kesempatan

Menurut H.Eko mereka adalah para pekerja serabutan, benghasilan tidak tetap, termasuk para janda duafa.

Sumber: Kemenkes RI

Dari sejumlah jamaah tetap masjid  ini, dalam tiga pekan terakhir terkumpul dana Rp.14 juta 650 ribu. “Kita cukupkan sendiri dananya menjadi Rp.15 juta,” kata H.Eko,  untuk sekitar 100 orang yang perlu dibantu.

Lainnya tentang Darul Muttaqin baca:

TPA ‘Darul Muttaqien’ Pontianak, 24 Tahun Berdiri Hasilkan 2031 Wisudawan para Santrinya

Menurut penuturan H.Eko, ada beberapa gang di Jalan Tabrani Akhmad dimana “Darul Muttaqin” berlokasi. “Sebelumnya data duafa memang sudah ada berdasarkan informasi dari pengurus RT masing-masing,” jelas H.Eko yang beralamat di Gang Risa, persis bersebelahan dengan Masjid Darul Muttaqin.

Kali ini, kata H.Eko, kita siapkan untuk 100 orang yang perlu diberikan bantuan, masing-masing 10 kg beras, 1 kg gula, dan 1 kg minyak goreng. Dibagikan kepada 60% duafa, 25% kepada jamaah aktif yang dipandang patut untuk dibantu, 15% kita sampaikan buat para imam, muazin, dan marbot.

“Di lain kesempatan, tentunya kami akan terus memperhatikan terkait situasi dan kondisi yang memungkinkan untuk itu,” papar H.Eko.

Dalam percakapannya dengan BNTime, Senin (6 April 2020), H.Eko yang mengenakan masker, menyampaikan terimakasih kepada para jamaah Darul Muttaqin yang telah menyampaikan infaq-sadakahnya untuk berbagi di tengah situasi dan kondisi yang memperihatinkan saat ini.

“Semoga Allah melimpahkan rakhmat, hidayah, dan inayahnya kepada mereka. Amiin,” pungkas pengusaha Madu Asli produk dari Kapuas Hulu itu. *BNTime

 

 

(Visited 35 times, 1 visits today)

Comments are closed.