Emak-emak Hajar Penjambret dengan Kungfu hingga Babak Belur


Ilustrasi (MalangTime)
[ A+ ] /[ A- ]

(Klik A+ di atas utk perbesar huruf)

“Kali ini sepasang pelaku penjambretan kena batunya, salah satunya bernama Randy (29) babak belur dihajar seorang emak-emak ala ‘kungfu’ saat beraksi.”

TERJANGAN kaki emak-emak yang geram dan diduga punya keahlian bela diri kungfu itu, berulang kali mendarat di kepala pemuda bertato tersebut. Sementara Randy tak berkutik ketika puluhan warga mengepung dirinya di TKP, Jalan Nuri, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau.

Warga lainnya sempat merekam aksi ‘kungfu’ emak-emak berbadan gempal yang memukuli sambil ngomel itu.

Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhia Dianda di Pekanbaru, Sabtu (4/1-20) mengatakan insiden itu terjadi pada Jumat petang (3/1-20) di Jalan Nuri, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru.

“Tersangka atas nama Randy telah kami amankan,” katanya.

Budhia menjelaskan Randy melakukan aksi jambret bersama rekannya bernama Raka. Dalam aksinya, mereka menjambret seorang ibu muda yang mengendarai sepeda motor dan berhasil merampas ponsel pintar merek Xiaomi.

Apes, aksi jambret Randy ternyata kandas setelah sepeda motor yang dikendarainya terjatuh. Sementara korban yang berusaha mengejar tersangka terus berteriak jambret ke arah pelaku.

Pada saat kejadian, begitu banyak warga yang melintas. Alhasil, Randy langsung diburu warga dan dihakimi secara massal dan tanpa ampun. Sementara Raka berhasil melarikan diri menyusup ke keramaian warga.

Beruntung, nyawa Randy selamat meski sekujur tubuhnya babak belur. Beberapa anggota polisi yang mendapat laporan dari warga langsung memborgol Randy untuk dibawa ke kantor polisi. Sementara Raka ditetapkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Budhia mengatakan jika tersangka Randy merupakan residivis kasus narkoba. Dia pun baru beberapa hari menghirup udara bebas, namun kembali melakukan kejahatan yang sama.

“Pelaku Randy baru saja keluar dari Rutan sialang Bungkuk dalam kasus Narkotika jenis ganja dengan vonis selama empat tahun delapan bulan pada tahun 2015 lalu,” katanya. *BNTime/jpnn/antara

(Visited 15 times, 1 visits today)

Comments are closed.