Ungkap Perzinahan, Seorang PNS Kubu Raya Polisikan  Isterinya yang Juga PNS di Pontianak


Ilustrasi (ist)
[ A+ ] /[ A- ]

(Klik A+ di atas utk perbesar huruf)

“Belasan tahun menjalani profesi wartawan, membuat Rusdiansyah mesti menjawab sejumlah pertanyaan dari mantan rekan-rekannya seprofesi dulu, atas musibah rumah tangga yang dihadapinya saat ini.”

ADALAH Rusdiansyah (38), SE – akrab  disapa dengan nama panggilan Anca yang kini telah menjadi PNS atau ASN di salah satu instansi di Kab.Kubu Raya, Kalbar, mau tak mau harus menghadapi tragedi rumah tangga yang memilukan dan memalukan.

Hidup berumahtangga selama 10 tahun bersama isterinya dan dianugerahi 3 anak yang masih bocah ingusan, merangsek hambar memasuki tahun ke-11 hingga tahun ke12 usia perkawinan mereka saat ini. Keluarga besar keduabelah pihak suami isteri PNS ini pun sudah berupaya mengklarifikasi, namun sang isteri cuwek saja, seolah tak terjadi apa-apa.

Terungkap oleh Telepon Seluler

“Tuhan Maha Adil, terungkap tak sengaja,” ujar Anca, Senin (16/12-2019) pagi, mengawali kronologi kisah mesum isterinya AW, S.Hut, PNS pada Balai Pengamana dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PPHLHK) Kalbar.

Perang dingin selama dua tahun terakhir antara suami isteri PNS itu, terungkap dengan sendirinya secara tak sengaja. Malam itu sekira jam 01.00 WIB dinihari, Rabu (4 Desember 2019), tutur Anca, dia melihat HP isterinya tergeletak di samping isterinya yang sudah tidur pulas.

Iseng, Anca membuka HP isterinya. Dia terkejut menemukan ada foto swadiri isterinya bersama seorang pria tak dikenal di atas tempat tidur, belakangan terungkap pria itu berinitial DH, PNS Balai PPLHK Wilayah Jawa, Bali dan Nusa tenggara.

“Sepertinya itu di dalam kamar sebuah hotel di Jakarta,” kata Anca.

Dia membangunkan isterinya untuk konfirmasi. Mulanya AW tak mengaku, dia bilang hanya ngobrol-ngobrol dengan rekan sejawat yang beda wilayah itu.

Namun setelah didesak,  AW nangis-nangis mengaku ‘khilaf’ telah melakukan hubungan seksual dengan DH di sebuah kamar hotel di Jakarta pada hari Minggu (18 Agustus 2019).

AW berada di Jakarta termasuk DH mitra mesumnya,  adalah peserta Diklat Dasar Intelijen Angkatan II bagi Polisi Kehutanan Ditjen PPHLHK yang dilaksanakan sebulan penuh, tgl.1 s/d 30 Agustus 2019.Mantan wartawan  yang sudah dua tahun terakhir menyurigai tingkah polah isterinya itu masih penasaran. Kamis (5 Desember 2019) malam dia meminjam HP isterinya. Benar saja, dengan menginstal sebuah program yang bisa mengembalikan foto-foto yang telah dihapus, Anca  menemukan beberapa foto lain yang tak patut antara isterinya dengan DH yang juga peserta diklat dimaksud di atas tempat tidur sebuah kamar hotel.

Paginya, Jumat (6 Desember 2019) Anca melapor secara tertulis berikut foto-foto mesum sang isteri ke kantor sang isteri, diterima langsung oleh Kepala Seksi Gakum Seksi Wilayah III Pontianak, Julian.

Lebih lanjut, Rusliansyah alias Anca didampingi teman dekatnya, Advokad Andry Hudaya melapor ke Polresta Pontianak, Senin (9 Desember 2019). Dilaporkan berdasarkan Pengaduan No.TBP/1300/XII/2019 ihwal dugaan perzinahan.

“Sudah tak ada lagi maaf buat dia (isterinya), kasihan anak-anak  masih kecil-kecil” ujar Anca.

Beberapa hari berikutnya ketika AW dikonfrontir dengan korban – suaminya, Rusliansyah. Pelaku, isteri pelapor, menurut Andry malah berbelit-belit”. Dia menerangkan lupa, pernah berduaan dengan mitra zinahnya di hotel mana di Jakarta.

Namun AW mengaku, benar dia ada berduaan dengan DH dikamar hotel. Tapi dia berdalih cuma untuk ngepak-ngepak barang. Sementara mengenai barang bukti HP miliknya, diakuinya sudah dia buang.

“Ngepak barang kok selfian di atas tempat tidur dengan macam-macam action. Menghilangkan barang bukti pula,” komentar Andry Hudaya, penasihat hukum yang mendampingi Rusliansyah.

Kini Anca pulang ke rumah orangtuanya, AW pulang ke rumah orangtuanya juga dengan membawa ketiga anak mereka yang baru berusia 8 th, 6 th, dan si bungsu, 1,6 th, membiarkan rumah pribadi mereka kosong sementara,  sampai proses hukum pidana dan perdata agama mempunyai kekuatan hukum tetap. *BNTime

(Visited 81 times, 1 visits today)

Comments are closed.