Kebakaran Hebat Pipa Pertamina Cimahi Diduga Akibat Bor Proyek Kereta Cepat, Seorang Pekerja WNA Cina Tewas, Sejumlah Kendaraan Terjebak, Ratusan Warga Dievakuasi


Kobaran api di proyek trase kereta cepat Jakarta-Bandung di kota Cimahi (foto: Yudha Maulana-detikcom)
[ A+ ] /[ A- ]

(Klik A+ di atas utk perbesar huruf)

 

Intro: Dua hari setelah pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil, Ma’ruf Amin, malapetaka itu terjadi. Kebakaran hebat pipa Pertamina Cimahi  diduga akibat Bor Proyek Kereta Cepat, jilatan api masuk ke jalan tol. Beberapa kendaraan terjebak, seorang pekerja asing asal Cina tewas dan ratusan warga sekitar dievakuasi. *bntime

 “Kebakaran hebat terjadi di Kampung Mancong, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat, Selasa (22/10/2019) petang.”

FERRY (26), salah seorang warga, melihat api pertama kali muncul dari proyek trase kereta cepat Jakarta-Bandung.

“Memang lagi ngebor karena ini kan untuk lintasan kereta cepat, tiba-tiba ada cairan muncrat. Lalu ada api besar, kemudian dan ada suara meledak,” ujar Ferry saat ditemui detikcom di lokasi kejadian.

Ferry mengatakan ada kemungkinan mesin bor menghantam pipa Pertamina yang berada di pinggir Tol Pasirkoja. “Saya melihat para pekerja berlarian, tapi nggak tahu operator kendaraan bornya,” katanya.

Menurut Ferry, warga pernah memperingatkan adanya pipa minyak di lokasi trase tersebut (tapi tak digubris). “Sudah diperingatkan oleh warga sebelumnya,” katanya.

Dari informasi yang dihimpun, api muncul sekitar pukul 13.00 WIB. Hingga sore petugas masih berjibaku memadamkan api.

Seorang warga negara asing (WNA) bernama Li Xuanfeng, pekerja proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, tewas dalam insiden meledaknya pipa Pertamina di Kampung Mancong, Kelurahan Melong, Cimahi Selatan, Kota Cimahi itu.

Pria yang bekerja di subcon PT CREC, PT Ming Shu Construction itu, tewas terpanggang. Diduga pria yang bekerja sebagai operator alat berat  terjebak. Jenazahnya dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran.

“Iya, satu orang dievakuasi, kemudian jenazahnya dibawa ambulans,” ujar Komandan Regu 1 Damkar Cimahi, Indrahadi saat dimintai konfirmasi detikcom.

Saat ini, ujarnya, petugas masih melakukan pemadaman sekaligus memblokir penyebaran api dari pipa minyak Pertamina agar tak menjalar ke permukiman warga.

 Hingga pukul 16.00 WIB, kobaran api masih sangat besar dan belum menunjukkan tanda-tanda akan segera padam akibat masih banyaknya suplai bahan bakar di pipa yang bocor tersebut.

Untuk melakukan pemadaman tersebut, Pemadam Kota Cimahi menerjunkan 5 unit pancar, 2 unit rescue, dan 1 mobil komando. Sedangkan dari Pemadam Kabupaten Bandung diterjunkan 2 unit pancar dan 1 rescue.

Ratusan Warga Sekitar Dievakuasi Sejumlah Kendaraan Terjebak

Petugas kepolisian dan linmas mengevakuasi warga Kampung Mancong, RT 2 RW 1, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi yang lokasinya berdekatan dengan pipa Pertamina yang meledak pada Selasa (22/10/2019) siang itu.

Lokasi rumah warga kurang dari 100 meter dari pipa yang diduga meledak akibat hantaman alat berat proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung itu.

Kebakaran pipa Pertamina di Cimahi, Selasa 22-10-2019 (Foto:Yudha Maulana/detikcom)

“Saya sama warga lainnya dievakuasi dulu, soalnya kebakaran semakin besar. Khawatir nanti merembet ke rumah,” ujar Mari Maryani, warga setempat.

Ia dan ratusan warga lainnya berkumpul di pinggir Jalan Industri sembari menunggu upaya pemadaman yang dilakukan petugas.

“Paling saya ngungsi dulu ke rumah anak, soalnya lebih aman. Kalau di rumah saya jaraknya terlalu dekat, ini saja masih lemas karena dengar ledakan,” katanya.

Hingga pukul 16.30 WIB, kobaran api masih membesar tanpa ada tanda-tanda akan segera padam. Petugas pemadam kebakaran masih terus menyemburkan air untuk mengecilkan volume api.

“Warga juga bantu menyemprot dari bawah. Ada sekitar 2 sampai 3 ledakan, ditambah angin kencang jadi api semakin besar,” kata Dadang Suhendra, warga lainnya.

Imbas dari kebakaran tersebut, polisi melakukan rekayasa lalu lintas di jalan Tol Purbaleunyi Km 129.

Informasi dihimpun, titik kebakaran yang berada di Kampung Mancong, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, lokasinya berada tepat di samping jalan Tol Purbaleunyi.

Kondisi lalu lintas padat. Petugas mengalihkan arus kendaraan akibat terjadinya kebakaran tersebut..

“Informasinya cukup padat. Informasi ada pengalihan arus lalu lintas dari arah Padalarang, dialihkan keluar Baros. Untuk dari Pasteur dialihkan keluar Baros juga,” ujarnya.

Masih ada sejumlah kendaraan yang masih terjebak akibat kebakaran ini karena petugas masih menangani kebakaran.

“Iya, kami melakukan rekayasa lalu lintas di jalur tol,” ucap Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat dihubungi, Selasa (22/10/2019).

Rekayasa dilakukan baik di jalur arah Jakarta maupun arah Cileunyi. Kendaraan dari arah Cileunyi menuju Jakarta akan menggunakan lajur lambat.

“Sementara yang mau mengarah ke Cileunyi, di situ kan ada U-turn, nanti belok untuk keluar di Tol Pasteur,” kata Truno.

Rekayasa ini dilakukan guna memudahkan petugas pemadam kebakaran melakukan proses pemadaman. Hingga kini proses pemadaman masih dilakukan.

Lokasi kebakaran yang berdekatan dengan Tol Purbaleunyi itu membuat jilatan api masuk ke badan jalan.

“Belum ada (informasi mobil terbakar). Ya (walaupun api masuk ke badan jalan tol),” kata petugas komunikasi PT Jasa Marga, Niko, saat dihubungi.

“Informasinya masih ada beberapa kendaraan yang tidak bisa melanjutkan perjalanan, dampak ditahan sementara untuk menunggu situasi kondusif karena saat ini masih ada penanganan,” ujar dia. *BNTime/dtnews

(Visited 17 times, 1 visits today)

Comments are closed.