Gubernur Sumut Ancam Sumpel Mulut Polisi dengan Granat


"Granat Mulut"(Ilustrasi)
[ A+ ] /[ A- ]

(Klik A+ di atas untuk perbesar huruf)

 

“Ada pemandangan unik yang mewarnai malam takbiran di Medan. Peserta takbiran yang sedang beristirahat di pinggir jalan di seputaran Lapangan Merdeka Medan, diusir polisi.”

GUBERNUR Edy Rahmayadi yang kebetulan melintas, langsung menghampiri. Sambil marah kepada pihak kepolisian.

“Apa hak kau melarang rakyat takbiran keliling di kota ini. Ini rakyatku. Kau larang lah, aku sumbat granat mulut kau,” bentak Edy.

Peristiwa spontan tersebut langsung jadi liputan mendadak bagi para juru warta.

Sementara itu Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto menegaskan, perayaan malam takbiran di Kota Medan berjalan aman dan kondusif.

“Alhamdulillah, malam takbiran berjalan kondusif,” ungkap Kombes Dadang Hartanto di sela mendampingi Kapoldasu Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH dan Pangdam I/BB Mayjen TNI M.S Fadhillah. Patroli sekaligus meninjau Pos Pengamanan (Pospam) Ops Ketupat 2019, Selasa (4/6/2019) malam.

Kapolrestabes Medan juga menegaskan, dalam upaya pengamanan di lapangan pihaknya tetap berkoordinasi dengan TNI. *BNTime/L&J

(Visited 16 times, 1 visits today)

Comments are closed.