Ustadz Bachtiar Nasir Tersangka, Ahmad Yani: Siap-siaplah Amuk Massa. Pemuda Muhammadiyah Berikan Bantuan Hukum


Ustadz Bahtiar Nasir (tengah), Sunanto (kiri) dan Kanan Ahmad Yani.(Ist)
[ A+ ] /[ A- ]

(Klik A+ di atas utk perbesar huruf)

“Penetapan tersangka Ustadz Bachtiar Nasir dalam kasus pencucian uang bisa memunculkan amuk massa karena dinilai rakyat, tidak adil dan bentuk penzaliman.”

“Aparat penegak hukum hanya bertindak melayani kekuasaan, maka siap2lah dengan amukan massa,” kata politikus PBB Ahmad Yani di akun Twitter-nya @Ayaniulva.

AHMAD YANI berkomentar seperti itu menanggapi berita dari okezone berjudul “Polri Tetapkan Bachtiar Nasir Jadi Tersangka Pencucian Uang”.

Kata Ahmad Yani, menetapkan tersangka Ustadz Bachtiar Nasir ada dugaan aparat penegak hukum melayani kekuasaan. “Kalau semua orang dicari-cari kesalahannya, dan aparat penegak hukum hanya bertindak melayani kekuasaan,” ujar Ahmad Yani.

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri menetapkan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Ustadz Bachtiar Nasir sebagai tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Hal tersebut tertuang dalam surat panggilan yang diterbitkan Dit Tipideksus Bareskrim Polri yang melakukan pemanggilan terhadap Ustadz Bachtiar Nasir dalam kapasitasnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengaliham aset yayasan.

Ustadz Bachtiar Nasir diduga terlibat dalam kasus TPPU dana Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS). Dia akan diperiksa pada Rabu 8 Mei 2019.

“Ya (telah menjadi tersangka),” kata Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Kombes Daniel Silitonga, Jakarta, Selasa (7/5/2019) dikutip okezone.

.Pemuda Muhammadiyah Tak Tinggal Diam

Pemuda Muhammadiyah mengawal dan memberikan bantuan hukum terhadap Ustadz Bachtiar Nasir (UBN).

“Menyatakan siap mendukung dan mengawal UBN dalam menghadapi perkara ini,” kata Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sunanto, Rabu (8/5/2019).

Kata Cak Nanto, panggilan akrabnya, Pemuda Muhammadiyah siap mengfasilitasi pengacara-pengacara terbaik dari kader Pemuda Muhammadiyah untuk mengawal kasus UBN.

Cak Nanto mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan mengutamakan komunikasi dalam menghadapi perkara yang sedang dihadapi oleh UBN.

“Meminta kepada Polri untuk lebih memperhatikan perspektif rasa keadilan masyarakat dibanding pertimbangan lainnya dalam proses pemeriksaan terhadap UBN,” jelas Cak Nanto.

Selain itu, ia mengatakan, penetapan tersangka UBN mengecewakan publik khususnya ummat Islam.

“UBN adalah sosok yang dihormati dan ulama yang disegani. Penetapan tersangka tersebut berpotensi memunculkan kegaduhan baru terlebih,” pungkasnya. *BNTime/SNC

(Visited 16 times, 1 visits today)

Comments are closed.