BPN Prabowo-Sandi Tagih Janji Ekstrem La Nyalla, Potong Leher


[ A+ ] /[ A- ]

(Klik A+ di atas utk perbesar huruf)

“Pemilihan Presiden 2019 telah dilaksanakan pada 17 April. Rekapitulasi suara pun tengah dilakukan Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno diketahui menang di Madura untuk penghitungan quick count dan real coun”

PASANGAN calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno diketahui menang di Madura untuk penghitungan quick count dan real coun.

Juru Kampanye Nasional BPN Prabowo-Sandi, Nizar Zahro mengatakan, menurut real count secara keseluruhan paslon 02 menang 75 persen di Madura. Atas kemenangan di wilayah itu, Nizar lalu menagih janji La Nyalla Mattalitti  yang diucapkan beberapa waktu lalu untuk potong leher kalau Prabowo-Sandi menang di Madura.

“Hasil sementara perolehan real count, Prabowo-Sandi menang di kisaran 75 persen. Oleh karena itu atas dasar janji dan sumpah seorang La Nyalla Mattalitti yang mengucapnya di rumah KH Maruf Amin, maka saya atas nama masyarakat Madura menagih janji dari seorang La Nyalla Mattaliltti yang akan memotong lehernya sendiri,” kata Nizar Zahro yang juga Anggota DPR dari Partai Gerindra ini kepada VIVA, Minggu 21 April 2019.

Nizar menjelaskan, jika La Nyalla tidak sanggup maka akan dilakukan oleh masyarakat Madura.

“Misalkan tidak sanggup akan dipotongkan orang lain, atau dengan cara apa pun. Maka kami menunggu kepala La Nyalla agar diantarkan ke Madura atau kami yang menjemput kepalanya itu,” ucapnya.

Menurut Nizar, hal ini harus jadi pelajaran agar seseorang tidak berjanji sembarangan dan tidak menyinggung pendukung paslon mana pun.

“Biar ini menjadi pelajaran bagi seorang La Nyalla agar tidak berjanji sembarangan dan tidak menyinggung terhadap pendukung Prabowo-Sandi. Kita mau nagih dia yang mau motong atau orang Madura yang mau motong,” katanya. *BNTime/vv

 

(Visited 16 times, 1 visits today)

Comments are closed.