Wajar JK (Wapres) Lebih Berharap Pada Prabowo untuk Jadi Presiden Baru


Wapres, Jusuf Kalla (Net)
[ A+ ] /[ A- ]

(Klik A+ di atas utk perbesar huruf)

Tinggal menghitung hari jelang akhir jabatan Presiden-Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) 2014-2019, JK kerap mengeritisi kebijakan yang diambil pemerintahannya sendiri. Mengapa?

“Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah paham dengan karakter kepemimpinan Joko Widodo yang terlampau banyak keliru dalam mengambil kebijakan. Atas alasan itu, JK kerap mengeritisi kebijakan yang diambil pemerintahannya sendiri.”

 BEGITU kata pemerhati politik Andrianto saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (28/2).

“Saya rasa JK sedang mainkan politik dua muka. Karena perannya (JK sebagai Wapres) pun sangat minimalis (di era Jokowi). Jadi wajar JK kritis dan berharap ada perubahan di sosok Prabowo,” tegas presidium Persatuan Pergerakan.

Menurutnya, belakangan JK mulai menunjukkan kesan membela calon presiden Prabowo Subianto yang menjadi rival Jokowi. Salah satunya, dalam isu kebocoran APBN. JK bahkan secara vulgar membela dalam isu lahan hak guna usaha (HGU) yang dikuasai Prabowo.

Aktivis ’98 itu yakin JK ingin mewakili keinginan masyarakat luas untuk mewujudkan perubahan di negeri ini.

“Dengan kata lain, JK berharap Prabowo-lah yang layak sebagai presiden baru,” pungkasnya. *BNTime/rmol  

(Visited 15 times, 1 visits today)

Comments are closed.