Dikunjungi Jokowi, Santri Mbah Moen Malah Kampanyekan Prabowo-Sandi. Ustadz Sani: Keberanian Itu Dari Sanubari


(Youtube)
[ A+ ] /[ A- ]

(Klik A+ di atas utk perbesar huruf)

FOTO dukungan kepada Prabowo-Sandi di acara  zikir akbar di Ponpes Al Anwar, Rembang – Jawa Tengah, Jumat petang (1/2/2019) viral dan ikut meramaikan geger KH Maimoen Zubair salah sebut nama dalam doanya saat dikunjungi Jokowi, tapi Prabowo yang didoakan.

“Foto dan video viral dari santri yang diduga berasal Ponpes Al Anwar itu semakin menguatkan kepada kita bahwa sebenarnya di dalam benak mereka adalah Prabowo. Sama seperti ketulusan Mbah Moen mendoakan pemimpin Indonesia kedepan,” kata Ketua GNPF Ulama Kota Binjai, Ustad Sani Abdul Fatah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (2/2-201) malam.

Ulama yang akrab disapa Mbah Moen itu membacakan doa yang di dalamnya menyebut nama calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, padahal di sebelahnya duduk Jokowi.

“Ya Allah, hadza ar rois, hadza rois, Pak Prabowo ij’al ya ilahana,” kata Maimun.

Maimun membacakan doa sambil melihat secarik kertas kuning. Doa dibacakan Maimun dalam bahasa Arab.

Potongan doa Mbah Moen kira-kira dalam Bahasa Indonesia: “Ya Allah, inilah pemimpin, inilah pemimpin, Pak Prabowo, jadikanlah, ya Tuhan kami.”

Tidak bisa dibantah, kata Ustadz Sani, para santri dan Mbah Moen sudah lebih dulu akrab dengan Prabowo Subiyanto.

“Ini bisa dilihat dari kunjungan Prabowo di bulan September tahun lalu yang disambut hangat di sana. Jadi, foto para santri Mbah Moen memegang poster 02 memang bentuk kerinduan. Rindu pada Prabowo dan rindu pada pemimpin seperti Prabowo,” kata Ustaz Sani.

“Kenapa para santri berani mengacungkan 2 jari ketika Jokowi hadir? Karena memang mereka mendukung sepenuhnya Prabowo Subianto. Enggak mungkin hal ini berani mereka lakukan kecuali memang datang dari dalam sanubari mereka,” demikian Ustadz Sani.  *BNTime/rmol

(Visited 18 times, 1 visits today)

Comments are closed.