Duh, Kapolres Positif Narkoba. Kapolda Marah dan Sedih: Polisi Tak Tahu Diri!


Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain (Raja Adil Siregar/detikcom)
[ A+ ] /[ A- ]

(Klik A+ di atas utk perbesar huruf)

“Sertijab secepat-cepatnya, kalau bisa hari Jumat besok ini saya sertijab dia. Jadi memang ‘nggak tahu diri’, dia kan polisi kok begitu, sedih saya,” kata Kapolda Zulkarnain.

KAPOLRES Empat Lawang di Sumatera Selatan, AKBP Agus Setiawan, dicopot dari jabatan karena urine positif sabu dan ekstasi. Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain marah dan menyebut tak tahu diri.

“Hasil pemeriksaan lab dan keterangan dokter, ada dua zat yang terkandung pada urine Kapolres. Dua zat itu adalah sabu dan ekstasi,” ujar Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnian saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (15/1/2019).

“Iya (dicopot) terkait kasus itu. Masalah narkoba ini sensitif, jadi ini tindak tegas terhadap pemberantasan narkoba,” kata Zulkarnain saat dimintai konfirmasi oleh detikcom lewat telepon seluler, Rabu (16/1/2019).

Tidak hanya itu, secara tegas Zulkarnain mengaku akan segera melakukan serah-terima jabatan kepada Kapolres terbaru, AKBP Eko Yudi. Ia pun menyebut bahwa Kapolres Agus Setiawan tidak tahu diri.

“Sertijab secepat-cepatnya, kalau bisa hari Jumat besok ini saya sertijab dia. Jadi memang ‘nggak tahu diri’, dia kan polisi kok begitu, sedih saya,” katanya.

Sang kapolres yang diketahui menjabat sejak akhir November 2017 itu, saat ini sedang diperiksa oleh Propam Polda Sumsel. Dia ditahan untuk kepentingan penyidikan.

Secara tegas Kapolda mengatakan tidak ada kasus lain yang menyebabkan sang kapolres dicopot kecuali kasus narkoba. Bahkan jabatan kapolres tidak menjadi alasan
untuk menunda penyelidikan oleh Propam.

Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setiawan (Ist/detik)

“Sekarang diperiksa Bid Propam Polda. Otomatis ditahan dulu untuk keperluan penyelidikan. Kalau main-main dengan narkoba, saya tindak tegas,” imbuh pria yang akrab disapa Zul ini.

Sebagaimana diketahui, Agus Setiawan positif mengkonsumsi sabu dan ekstasi setelah menjalani tes urine yang dilakukan secara mendadak, Jumat (11/1-2019). Kepada Kapolda,  Agus memberikan keterangan berbelit dan tidak tentu arah.

“Yang bersangkutan tidak tahu kenapa dia positif. Kita lihat nanti pada sidang disiplin ya. Jadi dia ini dipanggil bukan ditangkap,” imbuh Kabid Propam Polda Sumsel, Kombes Didi D Hayamansyah menyambung pernyataan Kapolda.

Didi menyebut  tes urine dilakukan secara mendadak bagi seluruh pejabat utama di jajarannya. Termasuk di antaranya para kapolres di 17 kabupaten/kota yang ada di Sumatera Selatan.

“Kemarin tes urine semua untuk pejabat utama. Kapolres pun ikut, dan salah satu ada yang positif (amfetamin) nanti ya akan sidang disiplin,” kata mantan Wakapolresta Palembang ini. Sebagaimana diketahui, AKBP Agus Setiawan positif narkoba saat dilakukan tes urine secara mendadak di Polda Sumsel, Jumat (11/1-2019). Tes dikabarkan karena AKBP Agus telah masuk dalam target Polda Sumsel. *BNTime/detik

(Visited 20 times, 1 visits today)

Comments are closed.