Delapan Tewas Tenggelam di Sungai Kapuas


Ilustrasi
[ A+ ] /[ A- ]

(Klik A+ di atas utk perbesar huruf)

“Delapan orang penumpang kapal penyeberangan di Sungai Kapuas, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. dilaporkan tewas tenggelam.”

PERISTIWA karamnya kapal penyeberangan di Sungai Kapuas yang mengangkut 24 penumpang warga Flores, Nusa Tenggara Timur itu terjadi pada Sabtu (19/01/2019) sekitar pukul 20.00 WIB. Dari 24 penumpang, 11 orang penumpang di antaranya dilaporkan selamat, 12 penumpang dinyatakan hilang bersama sembilan unit sepeda motor.

Kapolres Kapuas Hulu AKBP Handoyo saat dikonfirmasi, Senin mengatakan tim gabungan sudah menemukan delapan korban. “Sudah delapan jenazah ditemukan, tinggal empat orang yang masih dalam pencarian,” kata Handoyo dari Putussibau, ibukota Kab.Kapuas Hulu, kepada Antara seperti dikutip Harian Terbit, Selasa (22/01/2019).

Dari delapan korban tersebut, kata dia, sudah teridentifikasi sebanyak tujuh orang, masing-masing.Veronika (33), Julio Waso (6 bulan)i, Alfonsia Helina (41), Aprianus Kansius Lele (7), Corolus Suri (34), Asterius Marianus Lele (30) dan Vincensius Balu (36).

Delapan korban kapal penyeberangan yang karam itu ditemukan dalam keadaan meninggal, dan saat ini tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap empat korban lainnya.

“Total penumpang yang dinyatakan hilang ada 12 orang, delapan sudah ditemukan tinggal empat orang lagi,” kata Handoyo ketika turun langsung dalam pencarian, bersama Dandim 1206/Putussibau, Letkol Inf Basyaruddin.

Camat Semitau, Hidayat mengatakan, korban kapal karam itu merupakan karyawan perkebunan kelapa sawit yang berasal dari Flores, Nusa Tenggara Timur yang hendak menghadiri acara pernikahan. *BNTime/Hunter

(Visited 21 times, 1 visits today)

Comments are closed.