Duka Anies (Gubernur DKI): Selamat Jalan Mujahid


[ A+ ] /[ A- ]

(klik A+ di atas utk perbesar huruf)

“Ketika itu kabar meninggalnya Ketua RW 08 Tanah Datar, Kampung Melayu tersiar luas, hingga sampai ke telinga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.”

KEPALA daerah pengganti Ahok itu menyempatkan diri untuk melayat ke rumah duka di Tanah Rendah. Dalam foto yang diunggah sang gubernur di media sosial, jasad Idris terbujur dalam pelukan bendera tauhid.

Keponakan Idris, Dian menuturkan begitu banyak masyarakat yang melayat saat Idris meninggal. Kebanyakan mereka yang bertakziah juga bagian dari alumni 212. Sejumlah habaib juga menyempatkan diri datang ke rumah duka.

“Habib pada datang, yang menjadi panitia disana juga datang, mendoakan. Mereka heran, kok sudah di kafani keluar keringat di keningnya. Katanya itu tanda khusnul khatimah,” tutur Dian, yang saat itu mendampingi Ida.

Dian mengatakan tak ada yang bisa memastikan banyaknya pelayat yang datang. Bahkan, banyak di antara mereka yang bukan warga Tanah Datar dan tak dikenal pihak keluarga.

Ketua RW yang Baik

Warga mengenal Idris sebagai ketua RW yang baik. Sebagai tokoh masyarakat asli Betawi, almarhum aktif di berbagai kegiatan kemasyarakatan dan kepemerintahan. “Di sini banyak organisasi-organisasi dan majelis taklim, banyak diikuti sama pak RW,” kata Iwan, seorang warga Tanah Datar.

Iwan juga mengenal Idris sebagai orang yang aktif terlibat dalam kegiatan keislaman sejak muda. Kegiatan yang sering diikutinya beragam, baik yang diselenggarakan oleh Front Pembela Islam (FPI), Majelis Rasullullah, dan ormas Islam lain. Bahkan, dia sering hadir pada saat ada pengajian-pengajian di luar kota.

“Suka ngikut kemana-mana walaupun posisinya jauh, di Bogor, di Bojong Gede atau di Citayam dia ngikut,” tutur Iwan.

Neneng, tetangga Idris, mengenal pria asli Betawi itu sebagai pribadi yang baik. “Sama tetangga sudah seperti saudara saja, makanya meninggalnya enak,” ucapnya *BNTime/Kiblat

Artikel terkait: 12 December 2018 | 4:18 pm
Peristiwa Mengharukan Dibalik Reuni 212, Tewas Dalam Pelukan Bendera Tauhid

(Visited 24 times, 1 visits today)

Comments are closed.