Dicoret dari DCT, OSO Geram. Dia pun Lakukan Perlawanan


Dicoret dari DCT OSO Geram, Laporkan KPU ke Bareskrim (Ilustrasi BNTime)
[ A+ ] /[ A- ]

(klik A+ di atas utk perbesar huruf)

“Ketua KPU – Arief Budiman menegaskan, KPU berpedoman kepada putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 30/PUU-XVI/2018. Putusan ini menegaskan mengenai larangan pengurus partai politik mendaftarkan diri sebagai calon anggota DPD RI.”

OSO melakukan perlawanan melalui cara menempuh jalur hukum dengan membuat laporan ke Bareskrim Polri dan Bawaslu RI, atas keputusan KPU tidak menyertakan namanya di DCT calon anggota DPD RI dari daerah pemilihan Kalimantan Barat untuk periode Pemilu 2019.

Sebanyak 34 anggota Dewan Pimpinan Daerah DKI Jakarta Partai Hanura yang diwakili Ketuanya, Muhammad Sangaji melaporkan Ketua KPU RI, Arief Budiman dan Komisioner KPU RI, Hasyim Asyari ke Bareskrim Polri dengan nomor LP/B/1649/XII/2018/BARESKRIM.

Arief dan Hasyim dilaporkan ke Bareskrim atas tudingan tidak mau menjalankan putusan pengadilan. Keduanya juga dituduh melakukan tindakan makar. Hal ini, karena mereka tidak menjalankan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) mengenai pencalonan OSO, sebagai anggota DPD.

Putusan itu memerintahkan KPU mencabut DCT anggota DPD yang tidak memuat nama OSO. Majelis Hakim juga meminta KPU menerbitkan DCT baru dengan mencantumkan nama OSO di dalamnya.

Namun, sampai saat ini, Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan, mengaku belum menerima surat undangan dari pihak kepolisian untuk dimintai keterangan. *BNTime/NNC

Artikel terkait: 28 December 2018 | 9:50 am
KPU Tetap Coret OSO di Daftar Calon Tetap

Baca juga: *Menang di PTUN, OSO Dihadang KPU dengan Opsi 
*OSO Menang di PTUN vs KPU-RI untuk  Melaju ke Senayan Lagi
(Visited 19 times, 1 visits today)

Comments are closed.