Porak Poranda, 24 Jam Pasca Tsunami Sapu Daratan Palu dan Donggala


Dampak_tsunami_palu_arimacs_wilander_tirto-11_ratio-16x9
[ A+ ] /[ A- ]

“Pemandangan miris di mana-mana, porak-poranda terlihat sehari setelah dihantam gempa dan tsunami yang menyapu daratan di sekitar pesisir Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/9/18).”

 GEMPA dan tsunami berkekuatan 7,4 skala richter di kedalaman 11 kilo meter Pantai Barat Donggala dan merambat hingga Palu, Sulawesi Tengah pada Jumat 28 September 2018 sore, diketahui akibat pegerakan sesar Palu.

Hingga Sabtu malam, jumlah korban meninggal dunia di kota Palu mencapai 420 jiwa dan ini belum termasuk korban yang terdapat di Kabupaten Donggala dan Sigi, karena kedua daerah tersebut sangat sulit mendapatkan jaringan komunikasi serta akses jalan darat yang rusak.

 (Ratusan personil TNI dari berbagai kesatuan dan Brimob/Polri  pun diterjunkan untuk memberikan bantuan pasca kejadian, Red.bntime)

Sementara itu, 10.000 pengungsi yang ditaksir tersebar di 50-an titik dalam kota Palu, sangat membutuhkan tempat berlindung, makanan dan obat-obatan bagi yang sakit. tirto.id/Arimacs Wilander. *BNTime/Tirto

Editor: Hafitz Maulana

(Baca Juga : Ngeri, Energi Gempa Donggala 200 Kali Bom Hiroshima, Ratusan Korban Jiwa dan Luka-luka Terus Bertambah)
(Visited 14 times, 1 visits today)

Comments are closed.