Berebut Dukungan Keluarga Gus Dur


Pr,abowo dan Sinta Wahid, 140918 (antarafoto/tirto)
[ A+ ] /[ A- ]

“Dua pasangan calon presiden 2019 tengah berebut simpati dari Gusdurian, pengagum almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Perebutan itu tampak dari kedatangan masing-masing calon ke kediaman almarhum Gus Dur.”

.

JOKO Widodo merupakan Bakal Capres yang pertama datang. Jokowi mengunjungi Sinta Nuriyah Wahid, istri mendiang Presiden Republik Indonesia ke-4, Jumat 7 September 2018.

Tiga hari setelahnya, Senin 10 September 2018, giliran Bakal Cawapres Sandiaga Uno mengunjungi Sinta Nuriyah. Lalu, Kamis (13/9/2018), giliran Prabowo Subianto yang mengunjungi mantan ibu negara pertama era reformasi tersebut.

Kedatangan Jokowi ke kediaman mendiang Gus Dur, disebut juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding sebagai upaya mendapatkan dukungan.

“Dukungan semua, sangat kami harapkan tanpa membedakan siapa pun, termasuk dari Gusdurian,” kata Karding kepada reporter Tirto, Jumat (14/9/2018).

Karding berharap Gusdurian dapat mendukung Jokowi, lantaran kedua tokoh punya kesamaan visi-misi. Karding memberi contoh poros maritim, ekonomi berpihak kepada rakyat kecil, serta inklusifitas dalam beragama dan bernegara sebagai kesamaan visi-misi itu.

“Tapi sekali lagi terserah beliau-beliau,” kata Karding.

Senada dengan Karding, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, juga mengakui kedatangan Prabowo dan Sandiaga ke kediaman Sinta Nuriyah untuk meminta dukungan. Namun, keduanya tak menyampaikannya secara langsung saat bertemu Sinta.

“Saya kira Gusdurian, Nahdliyin kemudian kaum santri dalam hal memberikan dukungan sangat berarti karena perjuangan perlu dukungan dari semua pihak,” kata Muzani di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018). *BNTime/tirto

(Visited 15 times, 1 visits today)

Comments are closed.