Hayo, Golkar Terbakar Lagi


[ A+ ] /[ A- ]

“Belum lama rasanya kemelut panjang yang nyaris tak berkesudahan antara kubu Abu Rizal Bakri vs blok Agung Laksono gara-gara rebutan kursi ketua umum Partai Golkar, kini mulai panas lagi juga gara-gara kursi.”

KETUA Umum Partai Golkar AirlangganHartarto menegaskan, partainya solid menghadapi Pemilu 2019. Dia memastikan isu pecah kongsi di tubuh partai, seperti dilontarkan anggota Dewan Pembina Partai Golkar   adalah tidak benar.

“Kalau DPP sih solid,” ucap Airlangga di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (27/8-2018).

Airlangga menjelaskan, posisi Fadel Muhammad saat ini adalah calon anggota DPD, sesuai aturan baru dikabulkan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Pasal 182 huruf I UU 7/2017 tentang Pemilu, anggota DPD tidak boleh diisi pengurus parpol.

Karenanya, menurut menteri perindustrian ini, Fadel sudah tak berhak berbicara apa pun terkait partai.

“Itu (Fadel) sudah nyalon jadi DPD dan sudah diterima pencalonannya oleh KPU maka yang bersangkutan tidak bisa lagi berbicara tentang partai,” jelas Airlangga.

Fadel tak tinggal diam atas pernyataan sang Ketum yang belum lama menggantikan Ketum Golkar sebelumnya, Setya Novanto yang tersandung kasus korupsi E-KTP itu.

Sebagai kader Galkar, Fadel merasa berhak mengutarakan realitas politik di internal partai yang membesarkan namanya itu. Meskipun, diakui Fadel, kini dirinya tak lagi aktif di struktur kepengurusan.

“Saya tidak dipengurusan di Golkar itu betul, tapi kan saya ini kader Golkar, kader senior hanya melihat situasi saja. Tapi tidak apa-apa bahwa ketua umum (Airlangga) mengatakan ternyata Golkar tidak pecah itu betul,” kata Fadel saat dihubungi TeropongSenayan, Selasa (28/8/2018).

Namun, menurut Fadel, kekecewaan kader Golkar di daerah tak bisa ditutup-tutupi pasca Jokowi tak menggandeng kader Partai Beringin sebagai Cawapres pendampingnya pada Pilpres 2019.

“Tetapi kader-kader itu gelisah. Karena Partai Golkar sebagai partai nomor dua itu tidak mempunyai peran apa-apa. Itu teman-teman rasakan terutama teman-teman di Indonesia Timur dimana tempat itu dapil saya seperti Maluku, Sulawesi kalau ketemu saya banyak yang mempertanyakan hal itu,” ungkap Fadel.

*Baca artikel terkait sebelumnya: Golkar Pecah, Besar Kemungkinan Dukung Prabowo-Sandi

Kini, lanjut Fadel, dirinya hanya berharap agar partainya akan lebih baik ke depan.

“Kita mengharapkan Golkar lebih baik ke depan dibawah kepemimpinan Airlangga,” kata anggota komisi XI DPR RI itu. *BNTime/Mdk/TS 

(Visited 28 times, 1 visits today)

Comments are closed.