Soal Terbakarnya Mobil Neno Warisman, Antara Penjelasan Polisi dan Kecurigaan Korban


Mobil Xenia warna hitam Nopol B1247EKC Nenok Warisman (Foto:Rol)
[ A+ ] /[ A- ]

“Polisi baru menerima laporan soal terbakarnya mobil milik aktivis tagar #2019GantiPresiden Neno Warisman pada Sabtu (21/7-2018) pagi.”

SEHINGGA baru hari itu pula kepolisian menerjunkan anggotanya ke tempat terbakarnya mobil tersebut.

“Informasinya baru hari ini,” kata Ka.Polsek Cimanggis – Kompol Suyud di lokasi kejadian di kompleks perumahan Griya Tugu Asri, Cimanggis, Depok, Sabtu (21/7-2018).

Suyud melanjutkan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kejadian itu. Berdasarkan informasi yang diterima polisi, lanjutnya, api yang membakar bagian mobil tersebut diduga karena konsleting listrik pada mobilnya. Namun dugaan ini masih terus didalami.

Suyud mengatakan, ada dua saksi yang telah dibawa ke Mapolresta Depok. Mereka adalah Khayan, asisten rumah tangga Neno dan Solihin selaku satpam kompleks. Mobil Neno sendiri, Suyud mengatakan, telah dibawa ke bengkel. Mobil tersebut sudah tidak ada di TKP saat polisi tiba. “Sudah di bengkel mobilnya, sekarang katanya sedang diperbaiki,” paparnya.

Terpisah, Kepala Polresta Depok Kombes Didik Sugiarto menyatakan kasus terbakarnya mobil Neno Warisman sedang diinvestigasi. Polisi masih mendalami kasus tersebut dengan menggali beberapa fakta secara ilmiah.

“Tim penyidik bersama-sama dengan tim labfor melakukan investigasi secara ilmiah. Tim ini sedang bekerja untuk mengambil fakta-fakta yang terjadi,” ujar dia saat berada di bengkel yang memperbaiki mobil Neno, Cimanggis, Depok, Sabtu (21/7-2018).

Polisi Tetap Investigasi untuk Membuat Terang Kasusnya

Didik menambahkan, saat ini sedang berproses untuk langkah-langkah pemeriksaan forensik. Kepolisian juga menunggu hasil pemeriksaan dari tim labfor tentang penyebab terbakarnya mobil Neno.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Didik mengatakan, posisi kepala aki itu menempel pada badan mobil. Untuk saat ini, dia belum bisa memastikan apakah ada unsur kesengajaan pada peristiwa tersebut.

“Tim penyidik sedang bekerja, butuh waktu untuk membuat terang (kasus ini),” ujarnya.

Didik melanjutkan, pihak-pihak yang diperlukan terkait kasus tersebut tentu akan diperiksa. Termasuk bila dibutuhkan, Neno juga akan diperiksa.

“Kami lihat dulu perkembangan hasilnya, tentu penyidik akan melakukan pemeriksaan untuk membuat terang peristiwa ini,” paparnya.

Senada, Polda Metro Jaya menduga hubungan listrik arus pendek (korsleting) pada bagian baterai sebagai penyebab kebakaran mobil milik aktivis Neno Warisman. Hal itu disimpulkan lewat uji laboratorium dan keterangan mekanik.

Kabid Humas Polda-Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (Foto:Rol)

“Hasil identifikasi kebakaran disebabkan korsleting pada baterai,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, saat dihubungi, di Jakarta, Senin (23/7-2018).

Argo mengatakan, tim Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) Mabes Polri dan bengkel menganalisa dugaan penyebab kebakaran kendaraan tersebut. Dari hasil pemeriksaan, kabel positif baterai menempel pada bagian badan mobil sehingga menimbulkan percikan api yang membakar kendaraan.

Argo mengungkapkan, polisi juga sempat memeriksa saksi dari asisten rumah tangga Neno Warisman yang mengungkapkan mobil terbakar sesaat setelah parkir di depan rumah.  Asisten rumah tangga Neno bersama warga berusaha memadamkan api yang membakar bagian mesin mobil.

Mobil Neno terbakar pada bagian mesin dan ban depan saat parkir di depan rumahnya kawasan Cimanggis Depok Jawa Barat, Rabu (18/7-2018) tengah malam.

Baca Artikel terkait: Mobil Neno “Ganti Presiden2019” Warisman, Dibakar Orang Tak Dikenal

Mekanik yang memperbaiki mobil Neno, Joko Handoyo, mengatakan, mobil Neno Warisman mengalami korslet karena posisi dudukan aki atau accu-nya terjatuh. Akibatnya, aki itu mentok ke badan mobil sehingga menyebabkan korsleting.

“Kemarin, yang saya temukan itu, posisi accu-nya itu jatuh, nah mentok ke bodinya, makanya konslet ke mana-mana,” ujar dia kepada wartawan di bengkelnya, Cimanggis, Depok, Sabtu (21/6).

Joko menjelaskan, mobil yang dalam kondisi mati tetap bisa mengalami korslet asalkan posisi aki menyentuh badan mobil. Dalam kasus mobil Neno, ia memaparkan, bagian positif aki menyentuh bodi mobil sehingga memicu percikan.

Seharusnya, dalam kondisi normal, aki itu tidak menyentuh bodi. “Karena accu yang plus itu mentok ke bodi. Harusnya enggak (mentok bodi). Jadi sekalipun mobil itu mati, bisa korslet asal kepala accu-nya mentok bodi,” kata dia.

Joko kembali menguraikan, aki mobil Neno menyentuh badan mobil karena bracket atau penyangga akinya terlepas. Dia menduga, penyangga tersebut sudah rapuh, sehingga saat mobil dibawa kencang, membuatnya copot. “Bracket accu-nya putus. Biasanya karena terlalu kencang (saat mobil dibawa), karena kan itu (penyangganya berbahan) plastik. Jatuh, langsung mentok ke bodi,” kata dia.

Namun Neno menyebutkan sebelum terjadi kebakaran mobil, Satpam perumahan menginformasikan terdapat seseorang tidak dikenal menanyakan mantan aktris lawas tersebut.

Dalam sepekan terakhir, ungkap Neno, memang ada yang menyurigakan, adanya orang tak dikenal beberapa kali tengah malammenanyakan keberadaan dirinya *BNTime(re-edit)/Rol

 

 

(Visited 23 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published.