Polisi Kalbar Tangkap Achiang Pemilik Akun Facebook Penyebar Kebencian terhadap Pribumi


[ A+ ] /[ A- ]

logo-bnt-“Polri menepati janjinya dengan bekerja cepat dan professional, di-back-up oleh Polda Kalbar, pihak Polresta Pontianak berhasil menangkap Achiang alias Anthony.”

SEPERTI diberitakan sebelumnya,  Achiang di akun facebooknya mengomentari postingan akun FB Dendi Fitriadi dengan kalimat kebencian terhadap pribumi: “70% ekonomi indonesia digerakkan oleh cina,,,apa yg mesti ditakutin, 90% pribumi jadi budak cina,,,mau makan apa kalian nanti wkwkwkw bs mati perlahan lahan,” tulis Achiang dan dilanjutkannya lagi:“Tenang nanti p3milu kami sdh siapkan nasi bungkus cukup banyak buat kalian,,, plus uang Rp50 rb disetiap bungkusannya terselip di karet buakakakaka,” tambahnya.

Akibat postingannya itu, sejumlah massa dari Pontianak dan Kab.Kubu Raya menggeruduk Ruko tempat usaha makanan vegetarian milik Akhiang di Jl.Siaga, Sungai Raya, ibukota Kab.Kubu Raya, Kalbar.

Salah sasaran, Achiang yang dicari, Akhiang (51) yang wajahnya mirip jadi korban amuk massa sehingga luka berat dan terkapar di RS. Sejumlah saksi dan seorang pelaku penganiaya Akhiang pun diperiksa polisi.

(Baca Artikel Terkait > 3 May 2018 > Hukrim : Massa dari Pontianak dan Kubu Raya Memburu Achiang yang Sebut “90 Persen Pribumi Budak Cina, Akhiang yang Berdarah-darah)

Peristiwa Selasa (1 Mei 2018), hanya dalam waktu dua hari, sesuai janji Kapolresta Pontianak AKBP Wawan Krisyanto, jajarannya berhasil melacak dan menangkap Achiang si pemilik akun FB pengujar kebencian  tersebut. Sementara pelaku penganiayan terhadap bukan yang bersangkutan (Akhiang) akibat main hakim sendiri juga terus ditangani penyidik sesuai penegakan hukum yang berlaku.

Masyarakat Kalbar, khususnya warga Kab.Kubu Raya dan Kota Pontianak yang bertetangga dekat, ikut gembira atas kerja cepat polisi, sehingga hal-hal kegaduhan lebih besar dapat dihindari. *BNTime

(Visited 6 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published.