Terungkap dalam Pelatihan Bagi Wartawan Media Online, 70 Persen Perceraian karena Permintaan Isteri


Pelatihan Bagi Wartawan Media Islam Online 2018  (foto: istimewa)Pelatihan Bagi Wartawan Media Islam Online 2018 (foto: istimewa)
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy“Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI mengadakan pelatihan in depth reporting (reportase mendalam) bagi Media Islam Online. Dirjen Bimas Islam Prof Muhamadiyah Amin menyambut gembira pelatihan untuk wartawan media Islam ini. Ia mengharapkan agar media-media Islam online dapat bersaing dengan media nasional. Pelatihan ini diikuti oleh 40 wartawan Islam di Jakarta selama tiga hari, 14-16 Maret 2018.”

PARA WARTAWAN, menurut Amin, perlu memahami kinerja Bimas Islam. “Bimas Islam ini paling banyak bersentuhan dengan masyarakat,” terangnya. Menurutnya, bila ada ulama dianiaya, zakat PNS disisihkan, perceraian meningkat dan lain-lain, maka itu semua kaitannya dengan Bimas Islam. Direktorat ini hanya tidak mengurusi masalah pendidikan Islam, makanan halal, dan umroh haji.

“Bimas Islam mempunyai visi terwujudnya masyarakat Indonesia yang taat beragama dan sejahtera lahir batin,” kata mantan Ketua Forum Rektor ini. Ia menjelaskan bahwa ada orang yang sejahtera, tapi tidak taat beragama. “Dan ada orang yang taat beragama, tapi tidak sejahtera. Kita ingin mewujudkan keduanya.”

Lebih lanjut Amin menjelaskan tentang program-program unggulan Bimas Islam 2018. Pertama adalah Sapa. Program ini menurutnya adalah kegiatan untuk menyapa penyuluh agama yang ada di tanah air. Ia mengeluhkan jumlah penyuluh agama yang terbatas yang dapat dibantu oleh Departemen Agama. “Jumlahnya hanya 49.016 orang dari 207 juta umat Islam. Mereka hanya mendapat honor 500 ribu per bulan,” terangnya.

Kedua adalah program Salam. Silaturahmi dengan lembaga-lembaga keagamaan. Dalam program ini dilakukan pendekatan dengan ormas-ormas Islam di tanah air untuk semaraknya dakwah Islam di tanah air. “Bila ada penceramah dari luar negeri yang didatangkan ke Indonesia, ijinnya juga harus dari Bimas Islam,” paparnya.

Ketiga adalah Berkah, Belajar Rahasia Nikah. Program ini menurutnya usul dari almarhum KH Hasyim Muzadi untuk pembinaan pasangan-pasangan yang akan menikah.

“Mereka akan dibimbing selama dua hari (16 jam),” terang Amin. Tahun 2017 lalu, anggarannya mencapai 59 milyar. Bimas Islam hanya bisa memberikan kursus calon pengantin 149 ribu pasang. Padahal tahun lalu sebanyak 1,9 juta orang menikah. Ini dilakukan untuk terbentuknya keluarga sakinah mawaddah warrahmah. Juga untuk mencegah banyaknya perceraian dan 70 persen perceraian itu karena permintaan istri,” jelasnya.

Keempat adalah pembinaan rumah ibadah. Hal ini terkait juga dengan kejadian akhir-akhir ini banyaknya ustadz yang diserang oleh orang gila. Dirjen Bimas Islam beberapa hari lalu mengeluarkan edaran terkait hal ini, agar masyarakat melakukan pengawasan lebih terhadap masjid dan mushalla.

Kelima adalah kampung zakat. Program ini antara lain berupa renovasi rumah-rumah yang tidak layak ditinggali. Menteri Agama telah meluncurkan program ini bekerjasama dengan Forum Zakat Indonesia.

Keenam adalah pembinaan media-media Islam online. Program ini diharapkan media Islam dapat terus eksis dan bersaing dengan media nasional. Kegiatan pelatihan untuk wartawan seperti ini, menurut Amin penting untuk dilaksanakan dan dilanjutkan.

Hari ini (15/3), para wartawan diberikan pelatihan reportase mendalam oleh Redaktur Pelaksana Harian Republika dan Redaktur Senior Majalah Gatra.

Para wartawan Islam yang ikut dalam pelatihan itu antara lain dari media : wartapilihan.com, hidayatullah.com, suara-islam.com, chanelmuslim.com, gontornews.com, tarbawia.net, nu.or.,id, muhammadiyah.or,id, persis.or.id, voa-islam.com, kiblat.net, Rasil TV, hasmi.org, panjimas.com, islampos.com, TV MU, odoj.org, alhikmah.co, dakwah.web.id, arrahmah.co.id, salam-online.com, gemaislam.com, dakwatuna.com, eramuslim.com, ISNU, MINA dan lain-lain. *borneonusantaratime/wartapilihan



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *