TANGKAP ADE ARMANDO! POLISI JANGAN TEBANG PILIH


Ade Armando (istimewa)Ade Armando (istimewa)
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy“Komisi dan Perundang-undangan (Kumdang) Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk segera menangkap dan menahanHukum Ade Armando, Dosen Universitas Indonesia. Kemudian dilakukan proses penegakan hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Polri diminta jangan tebang pilih hanya mengusut kasus para pelaku yang mengeritisi pemerintah.”

PUTUSAN Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (4 September 2017), menyatakan tidak sah Surat Penghentian Penyidikan (SP3) Polri. Dengan adanya Putusan Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ade Armando kembali menyandang status “Tersangka”.

“Karena itu secara hukum tidak ada alasan Polri untuk mendiamkan kasus ini,” ujar Dr. H. Abdul Chair Ramadhan, SH, Komisi Kumdang MUI dalam pernyataan persnya di Jakarta, Kamis (8 Maret 2018).

Pernyataan Ade Armando telah nyata mempersamakan Allah SWT dengan manusia. Dalam postingannya mengatakan “Allah kan bukan orang Arab. Tentu Allah senang kalau ayat-ayatNya dibaca dengan gaya Minang, Ambon, Cina, Hiphop….”

Dia juga kerap kali melecehkan ajaran agama Islam dan dilakukan secara berulang, sebagai berikut:  Al Quran adalah pedoman bagi umat Islam untuk menjalani hidup. Al Quran tentu bukan kitab hukum.  Saya menganggap sunnah dan hadits tidak bisa dianggap sebagai hukum yang harus dipatuhi. Mengikuti begitu saja apa yang tertulis di Al Quran pada dasarnya menghina akal sehat kita.

Mereka yang ngotot bilang Al Quran mengharamkan gay, seharusnya juga jujur bilang Quran tidak pernah mengharamkan lesbian.  Saya memang menyatakan Al Quran itu bukan kitab hukum dan kita sebenarnya tidak memerlukan hukum Islam.  Ucapan-ucapan penghinaan inilah yang dinilai Komisi Kumdang MUI sebagai dasar hukum untuk menangkap dan memeroses hukum Ade Armando. *borneonusantaratime/Law&Justice



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *