Kivlan Zen Minta Umat Islam Waspada: Setahun Lagi PKI Bangkit Kembali


Kivlan Zen (foto:doc/republika).
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy“Mayjend TNI Purnawirawan Kivlan Zen angkat bicara soal Partai Komunis Indonesia (PKI). Dia menyebut, saat ini ada puluhan juta orang Indonesia yang menjadi pengikut PKI.”

BAHKAN ia memprediksi dalam satu tahun kedepan PKI akan kembali bangkit di Indonesia.

“Dari informasi, ada 15 juta pengikut dan simpatisan PKI. Kalau dengan anak cucunya bisa 60 juta orang,” kata Kivlan dalam diskusi kebangsaan Presidium Alumni 212, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Mantan Kepala Staf Kostrad ABRI ini meyakinkan bahwa kini PKI memang tengah mengumpulkan massa secara pelan-pelan.

“Motifnya ingin berkuasa. Ingin mengubah menjadi negara komunis, menjadi negara diktator, melarang adanya demokrasi dan tidak ada Tuhan,” kata Kivlan Zen di Jakarta, Jumat (2/3/2018).

Masih menurutnya, saat ini ada fenomena, bahwa ada orang yang mengaku mencintai Pancasila, namun juga mengakui dirinya sebagai PKI dan memiliki Tuhan.

“Itu adalah kebohongan. PKI tidak mengaku adanya Tuhan dan Pancasila,” tepisnya.

PKI, kata Kivlan Zen, akan melakukan berbagai cara untuk merebut kekuasan. Puncaknya, kata Kivlan, pada pemilu 2019 yang akan datang.

“Sekarang belum berkuasa tapi sudah berani mengeluarkan simbol-simbol, itu dilakukan oleh anak-anak PKI. Doktrin dia harus berkuasa,” paparnya.

Dijelaskan, dengan begitu dirinya meminta umat muslim untuk berjaga-jaga untuk kembalinya PKIbangkit di Indonesia.

“Bentar lagi PKI akan bangkit, satu tahun lagi dia akan bangkit. Mari kita berperang,” kata pria yang pernah ditangkap pihak kepolisian subuh menjelang aksi 212 tahun 2016 yang lalu itu.

Sebagaimana diketahui sebelumnya,  Mayjen TNI Purnawirawan Kivlan Zein pernah ditangkap oleh tim gabungan Polri dan TNI di rumahnya, Gading Griya Lestari Blok H 1 no 15 RT 02 RW 09, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dia diduga melakukan perencanaan perbuatan makar. Kivlan dijemput aparat gabungan pada Jumat (2/12/2016), sekitar pukul 04.30 WIB. Mantan Kepala Staf Kostrad ABRI ini dibebaskan, setelah ditahan pihak Kepolisian. *borneonusantaratime/NNC

 

(Visited 10 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published.