Unjuk Rasa Zaman Now?: BEM UI Acungkan Kartu Kuning, Fahri Hamzah Kartu Merah buat Pemerintah


Kartu Kuning Ketua BEM UI-Kartu Merah Fahri Hamzah
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy“Setelah heboh ‘kartu kuning’ yang diacungkan Ketua BEM UI untuk Presiden Joko Widodo, giliran Presiden Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAKAMMI) – Fahri Hamzah melakukan hal serupa.”

USAI menyampaikan sambutan dalam musyawarah kerja nasional (Mukernas) KAKAMMI ke-1, Fahri sempat mengeluarkan kartu merah sebagai bentuk kritik kepada pemerintah, sementara yang lain kartu kuning.

“Kita jangan salah arah, kalau salah arah pemainnya keluarin aja,” kata Fahri dalam acara Mukernas KAKAMMI di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (3 Februari 2018).

Menurut Fahri, pemimpin yang bijak harus bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Bukan justru melahirkan sengketa, dan berujung kegaduhan yang merugikan rakyat.

Selain itu, Wakil Ketua DPR ini pun menyeru agar para calon baru untuk maju bertarung di Pilpres 2019 mendatang.

Jangan sampai, lanjut dia, karena salah memilih calon presiden mendatang, Indonesia justru masuk dalam jurang krisis dari semua lini.

“Para pemimpin dan politisi harus bercakap tentang arah ke depan,” imbuhnya.

 

Fahri Hamzah yang angkat kartu merah (foto:net)

Fahri Hamzah yang angkat kartu merah (foto:net)

Sehari sebelumnya, Jumat (2/1) seperti ramai diberitakan dan menjadi viral di media sosial saat Presiden Jokowi yang menghadiri dies natalis ke-68 Universitas Indonesia  (UI), usai memberikan kata sambutan, seorang mahasiswa berdiri sambil meniup peluit dan mengacungkan kartu kuning (kertas jilidan berisi lagu-lagu bersampul kuning) ke arah Jokowi di mimbar.

Ketua Bem UI 2018, Zaadit Taqwa saat acungkan benda menyerupai kartu kuning ke arah Jokowi, diamankan Pspamres ke luar tempat acara.

Ketua Bem UI 2018, Zaadit Taqwa saat acungkan benda menyerupai kartu kuning ke arah Jokowi, diamankan Pspamres ke luar tempat acara.(repro:youtube)

Mahasiswa yang mengenakan baju batik sebagaimana lazimnya tamu undangan,  adalah Zaadit Taqwa, dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Ketua BEM UI 2018 yang dalam keterangannya mengaku tindakannya untuk dan atas nama BEM UI.

Insiden tersebut dapat segera diatasi aparat Paspamres dengan menggiring mahasiswa kritis itu keluar dari aula tempat acara berlangsung, karena dia tak mau disuruh duduk kembali.

Menurut keterangan Korbid Sospol BEM UI, Averous Noer, Zaadit dibawa ke ruang pengamanan lingkungan kampus dan Cuma ditanya-tanya oleh Paspampres.*borneonusantaratime/teropongsenayan/kumparan (re-edit)



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *