Jika Habib Rizieq Ditangkap, Tokoh Tionghoa ini nyatakan Siap Pasang Badan


Lius Sungkarisma (foto:NNC)
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy“Koordinator Forum Rakyat Lieus Sungkharisma mengaku siap turun ke Bandara Soekarno-Hatta untuk membela Habib Rizieq Shihab, jika ada upaya aparat untuk menangkap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu saat kepulangannya dari Arab Saudi pada 21 Februari 2018.”

KALAU ada upaya Habib Rizieq akan ditangkap, berarti terjadi lagi kesewenang-wenangan dan kezaliman.

“Kalau bilang ( Habib Rizieq) mau ditangkap, saya juga turun membela. Pasti saya akan turun, karena ini terjadi lagi kesewenang-wenangan dan kezaliman terhadap Habib,” tegas Lieus kepada NNC, Kamis (1/2/2018).

Namun begitu, Lieus yakin jika pemerintah, khususnya aparat, tidak akan melakukan penjemputan paksa. Sebab selama ini kasus-kasus yang dituduhkan kepada Habib Rizieq terkesan dipaksakan dan tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

“Saya berkeyakinan gak ada upaya pemerintah ini untuk menangkap beliau. Karena memang dasar yang dituduhkan itu terlalu enteng. Gak punya bukti yang konkret,” ujarnya.

Selain tidak ada dasar hukum yang kuat, alasan Habib Rizieq tidak dijemput paksa, lanjut Lieus, karena aparat kepolisian sangat menjaga situasi dan kondisi bangsa ini agar tetap kondusif.

“Saya yakin 100 persen, polisi tidak akan jemput Habib di bandara. Saya berani jamin nggak akan ada apa-apa, percayalah. Karena polisi gak mau menimbulkan instabilitas. Polisi pasti mau menciptakan suasana kondusif buat bangsa dan negara ini,” ungkapnya.

Karena itulah Koordinator Komunitas Tionghoa Antikorupsi (Komtak) menduga jika jumlah massa yang menjemputHabib Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta tidak mencapai jutaan orang.

“Kalau dibilang mau ditangkap, mungkin jutaan orang akan terjun. Tapi saya gak lihat ada jemput paksa, maka yang dijemput juga banyak, tapi gak sampai jutaan. Kan(pendukung Habib Rizieq) bisa nanti datang di pesantren di Petamburan (markas FPI),” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, kabar kepulangan Habib Rizieq setelah hampir setahun berada di Mekah, Arab Saudi itu, disampaikan oleh Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif. Ia menyebut, pihaknya akan mengadakan acara penyambutan Habib Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta.

Bahkan untuk mengurus segala urusan mengenai penyambutan kepulangan Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) itu, Persaudaraan Alumni 212 membentuk tim yang diketuai oleh Eggi Sudjana.

“21 Februari 2018 ( Habib Rizieq pulang), kami Alumni 212 dan simpatisan 212 dari berbagai daerah akan adakan acara penyambutan kedatangan kepulangan HRS di Bandara Soekarno-Hatta,” kata Slamet dalam konferensi pers yang digelar di Tebet, Jakarta, Sabtu (27/1/2018). *borneonusantaratime/netralnews

(Visited 6 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published.