Fahri Hamzah Minta Klarifikasi Kementerian Kominfo, Jangan Ada Yang Zalim Kepada Ustaz Abdul Somad


[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy“Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Fahri Hamzah mengomentari pemblokiran Instagram Ustad Abdul Somad. Menurut dia, walau kehadiran akun media sosial seperti Instagram telah menguntungkan kehidupan demokrasi, namun beberapa hal tak boleh dimasuki.”

“KEHADIRAN sosial media tidak boleh masuk ke wilayah politik yang partisan. Misalnya memblokir instagram atau akun ulama yang sudah punya follower jutaaan,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Ahad, 25 Februari 2018.

Fahri mengatakan, jika benar ternyata dasar pemblokiran akun Abdul Somad adalah politik yang partisan, maka hal tersebut patut dipertanyakan. Terlebih menurut dia, Abdul Somad adalah ulama yang dihormati pikirannya.

“Jadi jangan sampai ada orang yang berbuat zalim kepada dia,” katanya

Fahri kemudian meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan klarifikasi. Selain itu dia juga mengusulkan Komisi 1 DPR untuk memanggil pihak Instagram pada awal masa sidang  tanggal 5 Maret 2018.

“Agar memanggil perwakilan perusahaan sosial media secara umum dan Instagram secara khusus untuk menemukan titik terang apa yang terjadi dengan akun Ustadz Abdul Somad,” katanya.

Saat dihubungi Tempo, Ustad Abdul Somad mengatakan kalau akun pribadinya telah diblokir sejak Sabtu malam lalu. Dia mengaku tak tau menahu soal pemblokiran itu. “Benar, saya tak tau penyebabnya,” kata Abdul Somad kepada Tempo melalui pesan pendek, Ahad, 25 Februari 2018.

Namun pada Ahad Sore, akun instagram Ustad Abdul Somad sudah kembali bisa diakses. *borneonusantaratime/tempo

(Visited 4 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published.