La Nyalla Berkicau, Habib Novel Minta Umat Waspada: Kita Sudah Buktikan Kekuatan Umat Bersatu


Humas Presidium Alumni 212, Habib Chaidir Bamukmin (foto:NNC)
[ A+ ] /[ A- ]

     Logo-BNT-Baru-2016 - Copy “Humas Presidium Alumni 212 Habib Chaidir Bamukmin mengimbau kepada umat Islam untuk tetap menjaga persatuan, dan tidak terpengaruh soal isu mahar politik pascapernyataan La Nyalla Mahmud Mattalitti yang mengaku diminta Rp40 miliar oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabwo Subianto.”

“SAYA berharap agar umat jangan mau dipecah-belah dengan isu mahar politik terkait pernyataan La Nyala Matalliti beberapa hari lalu,” kataHabib Novel dalam siaran persnya yang diterima NNC, Selasa (16/1/2018).

“Saat ini kita harus waspada dan jangan sampai mudah dipecah-belah. Kita sudah membuktikan bahwa jika umat bersatu maka kekuatan politik sebesar apapun tidak akan bisa mengalahkan kita,” paparnya.

Selain itu, tokoh Front Pembela Islam (FPI) ini juga berharap umat Islam untuk menjaga spirit 212 dalam melawan penistaan agama, kriminalisasi ulama dan aktivis, melawan komunis dan masalah lainnya, ketimbang memikirkan pernyataan La Nyalla.

“Saya berharap agar kita tetap bersatu dengan spirit 212. Jangan terpecah belah dengan pernyataan politik La Nyalla,” tegas Habib Novel.

Sebelumnya, kader Gerindra La Nyalla M Mattaliti mengaku diminta uang Rp40 miliar oleh Prabowo Subianto, dan Rp170 miliar oleh Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Supriyanto, untuk direkomendasikan maju sebagai calon gubernur di Pilkada Jawa Timur 2018.

La Nyalla mengaku telah memberikan Rp5,9 miliar. Selain itu, ia juga sudah menyiapkan cek sebesar Rp70 miliar. Cek itu baru akan dicairkan jika ia telah direkomendasi maju sebagai cagub Jatim.

Meski sudah memberikan sejumlah uang, La Nyala tak kunjung direkomendasikan. Justru Partai Gerindra mendukung Gubernur Saifulah Yusuf (Gus Ipul) – Puti Guntur Soekarno Putri di Pilkada Jatim 2018.

Kejadian ini membuat La Nyalla kecewa dan memutuskan mengundurkan diri dari
Partai Gerindra, serta menyatakan tidak akan mendukung Ketua Umum Prabowo Subianto di Pilpres 2019 mendatang.

“Mohon maaf saya orang b*go kalau masih mau mendukung Prabowo. Saya sudah berjuang habis-habisan dari 2009 sampai kemarin bendera Gerindra di Jawa Timur saya pasang. Balasannya dia sia-siakan saya. Saya tidak akan lagi di Gerindra,” ujar La Nyala dalam konferensi persnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2018). *borneonusantaratime/netralnewscom

(Visited 9 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published.