Dibekuk Polisi, Panganiaya KH Umar Basri Menyamar Jadi Jamaah Salat Subuh di Masjid


Kapolda Jawa Barat, Irjen Agung Budi Maryoto memperlihatkan foto tersangka.(foto;bidhumas polda jabar)Kapolda Jawa Barat, Irjen Agung Budi Maryoto memperlihatkan foto tersangka.(foto;bidhumas polda jabar)
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy “Satuan Reserse Kriminal (Satreskim) Polres Bandung dan Ditreskrimum Polda Jabar berhasil membekuk pelaku penganiaya pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah, Cicalengka, Bandung, KH Umar Basri  sesaat setelah kejadian tanpa perlawanan. Namun saat ditangkap, tersangka pura-pura gila.”

 PELAKU diketahui bernama Asep, warga asal Garut, Jawa Barat. Korban, KH Umar Basri adalah pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah, Kab.Bandung, Jawa Barat. Penganiayaan terhadap dirinya, terjadi Sabtu (27/1) subuh, saat KH Umar baru saja menunaikan salat subuh berjamaah di masjid Al-Hidayah, Cicalengka.

Dalam hitungan jam, polisi berhasil menangkap pelaku. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto menyebut pelaku bernisial A dan berusia 50 tahun.

Agung menuturkan, sebelum menangkap A, polisi sudah memeriksa enam saksi yang ikut salat berjemaah bersama Umar di Masjid Al-Hidayah. Salah satu saksi berinisial T membeberkan ciri-ciri fisik As.

“Setelah ditangkap, pelaku mengakui semua perbuatannya dalam hal ini menganiaya korban. Selain itu kita juga mengecek tangan pelaku, ternyata ada bekas luka. dan dari hasil visum dokter menguatkan bahwa di tangan pelaku terdapat luka memar,” imbuh Agung.

Agung belum merinci alasan A menganiaya Umar. Namun dia memastikan, A dapat dikenakan sanksi melanggar Pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Peristiwa itu terjadi saat Umar selesai menunaikan Salat Subuh dan sedang melakukan Wirid. A yang mengenakan jaket jeans dan bersarung –yang juga ikut salat berjemaah– tiba-tiba menendang kotak tempat peralatan azan.

(Foto; Bidhumas Polda Jabar)

(Foto; Bidhumas Polda Jabar)

Sambil berteriak dalam bahasa Sunda ‘lemah pingerakeun, nu dididik lemah pingerakuen’, A langsung memukuli Umar.

Kini, Umar yang telah dilarikan ke RS Islam Bandung, mendapat luka cukup parah di bagian wajahnya.

.Saat Agung bersama Wakapolda Jabar Brigjen Pol Supratman menjenguknya, Umar masih tergolek lemas. Dengan selang infus yang terpasang di tangannya, Umar belum mampu membuka kelopak mata kirinya. *borneonusantaratime/kumparan



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *