Awas! Kelompok Gay di Kalbar Incar Anak-anak


Ilustrasi
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy“Tim Cyber Ditreskrimsus Polda Kalimantan Barat mengungkap aksi kelompok gay yang mengincar korbannya di dunia maya, sebagai pemuas nafsu menyimpang mereka.”

 DIRKRIMSUS Polda Kalbar – AKBP Mahyudi Nazriansyah mengatakan, korban dari kelompok tersebut rata-rata adalah anak-anak.

“Dalam kasus gay atau LGBT ini, kami mengamankan tiga tersangka DHP (27), RS (19) warga Pontianak, dan Efa atau Deo (27) warga Kapuas Hulu Senin (4/12),” kata Mahyudi di Pontianak, pekan lalu, seperti dikutip kumparan.com dari  Antara.

Dari hasil pemeriksaan, ketiganya mengaku telah memiliki setidaknya 100 orang anggota gay, yang tak lain adalah korban. Dari ketiga tersangka gay tersebut, satu di antaranya mengidap HIV/AIDS dan Tuberkulosis (TB).

“Lebih mengkhawatirkan lagi, tersangka yang mengidap HIV/AIDS tersebut, sudah melakukan hubungan seks sesama jenis dengan korban yang rata-rata anak itu sebanyak 100 kali lebih, dengan korban berbeda-beda pula,” ungkapnya.

Mahyudi mengatakan, para tersangka sengaja memilih anak-anak karena mudah dipengaruhi. “Mereka melakukan aksinya dengan mengirimi korban-korbannya foto-foto ‘syur’ yang melanggar kesusilaan, sehingga korban terbujuk rayuan untuk melakukan hubungan sesama jenis tersebut,” kata Mahyudi.

Adapun barang bukti yang diamankan, diantaranya akun Facebook dan Twiter, HP berbagai merek, dan beberapa benda lain yang digunakan untuk aktivitas kejahatan kesesusilaan itu.

Dia menerangkan, ketiga tersangka diancam Pasal 45 ayat 1 juncto Pasal 27 ayat 1 UU No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Tersangka terancaman hukuman penjara maksimal enam tahun atau denda maksimal Rp 1 miliar.

Mahyudi mengatakan, akan bekerja sama dengan KPAI Kota Pontianak dalam memeroses hukum ini dan memberikan pendampingan terhadap korban anak-anak tersebut.

Dia mengimbau masyarakat untuk mengawasi anak-anak mereka  agar tidak terlibat dalam pergaulan bebas yang berisiko tertular HIV/AIDS tersebut.*borneonusantaratime/kumparan

(Visited 6 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published.