Akbar Tanjung: KAHMI Memiliki Tugas Kenegaraan dan Keumatan


Seminar Refleksi Kepahlawanan Lafran Pane (foto:republika)Seminar Refleksi Kepahlawanan Lafran Pane (foto:republika)
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy“Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar seminar Refleksi Kepahlawanan Prof Lafran Pane. Seminar yang diisi tokoh-tokoh nasional itu menyoba mengungkapkan peran besar Lafran Pane sampai dinobatkan sebagai pahlawan nasional.
MANTAN Ketua DPR – Akbar  Tanjung didaulat menjadi pembicara kunci. Dalam paparannya, ia menyeritakan kisah perjalanan teman-teman Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) memperjuangkan Lafran Pane sampai didaulat menjadi pahlawan nasional.

Setelah melalui proses yang terbilang sangat panjang, detik-detik terwujudnya Lafran Pane sebagai pahlawan nasional terjadi di Munas KAHMI. Sebab, di depan rekan-rekan KAHMI itulah Presiden Joko Widodo memberikan sinyal positif.

Alhamdulillah, jadilah Pak Lafran Pane sebagai pahlawan nasional, tentu saja ini harus disyukuri karena kehormatan bagi kita,” kata Akbar, Rabu (13 Des 2017), dikutip borneonusantaratime dari republika.co.id

Setelah ini, ia mengingatkan, KAHMI memiliki tugas kenegaraan dan keumatan yang semakin berat di masa mendatang. Terutama, mengindentifikasi diri dengan spirit mempertahankan NKRI, mempertinggi derajat bangsa Indonesia dan mengembangkan ajaran Islam.

Akbar menilai, semua itu memang harus dilaksanakan HMI dengan menjadikan Lafran Pane sebagai tokoh panduan. Menurut Akbar, langkah-langkah itu sekaligus jadi bentuk syukur yang diwujudkan dengan semangat melanjutkan cita-cita perjuangan Lafran Pane.

Sementara, Mahfud MD yang hadir sebagai pembicara menilai, Lafran Pane merupakan satu sosok yang memiliki pikiran sangat maju. Dia pun mengingatkan pidato Lafran Pane dalam Dies Natalies IKIP Yogyakarta pada 30 Mei 1966.

Termasuk, tentang pikiran Lafran yang mengatakan mungkinnya amandemen UUD, saat banyak orang ditangkap ketika membahas amandemen. Ada pula pikiran Lafran yang mempersoalkan posisi MPR sebagai kedaulatan rakyat.*borneonusantaratime/republika



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *