Setnov vs KPK: Lawan!


Setya-Novanto-Bibit-Samat-Rianto
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy‘Tontonan menarik menjelang akhir 2017, adalah perlawanan Setya Novanto (Setnov) terhadap KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).”

SEPERTI diketahui KPK pada Jumat (10 Nov) menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka (kali kedua) e-KTP setelah ia memenangkan prapradilan.

Tak tinggal diam, Fredrich Yunadi – pengacara  Setya Novanto,  malam harinya mengadukan pimpinan KPK ke Bareskrim dengan tuduhan tindak pidana penyalahgunaan wewenang dan pemalsuan dokumen.

Masyarakat awam tak paham dan atau tak mau ambil pusing soal prapradilan, hak imunisasi  atau terkait pasal 244 dan 245 yang dipertentangkan antara kubu Setnov vs KPK.

Dari berita-berita media pers, masyarakat  tahunya telah membaca atau menonton soal ketidakpatuhan terhadap penegakan hukum. Beberapa kali Setnov mangkir dari panggilan KPK. Kok tak ada penjemputan paksa ya, seperti yang dilakukan terhadap koruptor kelas teri yang Cuma puluhan atau cuma belasan juta rupiah di daerah?

 Mantan Wakil Ketua KPK – Bibit  Samad Riyanto pun angkat bicara. Dia mengimbau pimpinan KPK kompak untuk melawan  serangan balik yang dilakukan  kubu Setnov.

Bibit menegaskan; “(Pimpinan KPK) harus tetap solid, harus solid, lawan!” saat ia ditanya apa yang sebaiknya dilakukan pimpinan KPK sekarang terkait pelaporan mereka ke polisi.

Bibit ditanya usai menjadi juri seleksi kandidat caleg PSI di kantor DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (12 November 2017).

Bibit merasa tidak asing dengan upaya memperkarakan pimpinan KPK. “Aku kan pernah diperkarakan juga, hahahaha,” ujar Bibit yang di masa kepemimpinannya pernah dinonaktifkan dengan tuduhan melakukan pelanggaran wewenang. *borneonusantaratime/kumparan/re-edit



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *