Alexis Riwayatmu Kini, Sejumlah Nama Tokoh Disebut-sebut sebagai Pelanggan Hotel Bisnis Birahi itu


Alexis-Hotel
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy“Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Anies-Sandi), Gubernur/Wkl Gubernur DKI yang baru, dalam beberapa hari ini beritanya menjadi viral, karena menepati salah satu janji di masa kampanyenya  menutup bisnis prostitusi di hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis.”

GUBERNUR yang mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu,  menolak perpanjangan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis.

Dia mengatakan, surat penolakan perpanjangan izin usaha Alexis sudah dikeluarkan sejak Jumat (27 Oktober 2017). Dengan demikian, tegas Anies,  kegiatan bisnis yang ada di Alexis menjadi ilegal.

“Sudah habis. Otomatis, maka tidak punya izin lagi. Kan sudah habis, kemudian dengan begitu, tidak ada izin lagi, otomatis kegiatan di situ bukan kegiatan legal lagi. Kegiatan legal adalah kegiatan yang mendapatkan izin, tanpa izin, maka semua kegiatan di situ bukan kegiatan legal,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (30 Oktober 2017).

Penolakan terhadap permohonan TDUP Alexis ini tertuang dalam surat bernomor 6866/-1.858.8. Surat bertanggal 27 Oktober 2017 itu ditandatangani oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta, Edy Junaedi.

Surat ini merupakan tanggapan atas surat dari Alexis dengan Nomor 026B/GAH/X/17 yang dikirim sehari sebelumnya atau 26 Oktober. Dalam surat itu, Alexis menanyakan alasan daftar ulangnya belum diproses. Pihak Alexis juga menyebut selama ini daftar ulang yang mereka ajukan setiap tahun selalu dikeluarkan.

Manajemen Hotel dan Griya Pijat Alexis memelas kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk dapat memberikan solusi yang terbaik, agar perizinan usaha Alexis tidak dicabut. Manajemen juga meminta masyarakat tidak menghakimi Alexis secara sepihak.

Pihak Alexis juga mengaku siap berbenah dan melakukan penataan manajemen agar keluar dari stigma yang kurang baik selama ini.

“Kami mencoba memahami kebijakan Pemda DKI saat ini dan kami siap bekerjasama dengan pihak Pemda DKI guna mendukung setiap kebijakan Gubernur DKI,” kata Legal & Corporate Affair Alexis Group, Lina Novita dalam jumpa persnya di Jalan Martadinata, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (31 Oktober 2017).

Lebih jauh, Lina berkelit, sampai saat ini di Hotel Alexis dan Griya Pijat tidak pernah ditemukan pelanggaran, baik peredaran narkoba maupun kasus asusila.

Suasana di dalam hotel Alexis *youtube)

Suasana di dalam hotel Alexis (youtube)

“Kami meminta masyarakat maupun media berhenti menghakimi pihak kami secara sepihak,” tegasnya.

Padahal pengelola hotel sendiri yang menyebut Alexis sebagai taman impian bagi laki-laki dewasa. Hotel Alexis menawarkan berbagai tempat hiburan seperti 4Play Clun & Bar Longue, Xis Karaoke, dan Bath House Gentlemen Spa.

Senyatanya isu prostitusi di Hotel Alexis sudah seperti menjadi rahasia umum. Beberapa kali jajaran pemerintah provinsi Jakarta belum bisa menutup bisnis prostitusi terselubung itu karena konon belum ada bukti.

Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Baswedan menyetop izin Hotel-Griya Pijat Alexis, mengaku telah mengantongi bukti dari berbagai laporan sebagai dasar menghentikan operasional tempat hiburan tersebut.

“Ada laporan-laporan dan lain-lain,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (30 Oktober 2017).

Di forum Kaskus, ada thread khusus yang membahas tentang pengalaman orang-orang yang pernah mengunjungi dunia maksiat itu. Salah seorang netizen, tulis teropongsenayan,  berakun pr1mus_coreone,  mengaku sering berkunjung ke 4Play Bar dengan berbagi pengalamannya.

Dalam ceritanya di forum Kaskus yang diunggah pada tahun 2009 itu, ia menyatakan bar tersebut menyediakan penari stripper, seksi setengah telanjang.

Bisnis Selangkangan

Hotel Alexis sudah melegenda. Namanya selalu dikaitkan dengan kegiatan prostistusi kelas kakap. Semua tawaran surga dunia itu bisa dinikmati pemburu kenikmatan syahwat di lantai tujuh hotel tersebut.

Berbeda dengan hotel lain di wilayah Ibu Kota, para pengunjung dan tamu yang pernah datang atau menginap di tempat ini mengatakan bahwa hotel Alexis tak baik untuk dijadikan tempat relaksasi bersama keluarga, khususnya jika membawa anak-anak.

In Alexis (istimewa)

In Alexis (istimewa)

Bukan hanya karena adanya “mitos” prostitusi di lantai tujuh bangunan ini, namun hotel Alexis memang ditujukan bagi para pria berkantong tebal yang ingin mencari hiburan malam. Meski harganya sama sekali tak murah, namun mereka rela merogoh kocek dalam-dalam lantaran standar hiburannya diakui merupakan kelas satu.

Terdapat sebuah bar tempat para pria melampiaskan dahaga sekaligus cuci mata bernama 4Play Club. Di tempat ini pula kerap diadakan pertunjukkan musik elektronik yang umumnya dipimpin langsung oleh DJ wanita. Selain itu, ada juga tempat karaoke, panti pijat hingga sauna dengan embel-embel “plus-plus” yang siap memanjakan para pria hidung belang yang penat dengan urusan pekerjaan.

Kabar ini mulai menggemparkan publik sekitar setahun silam. Bagi para tamu yang berkunjung kesana, langsung dihampiri oleh petugas yang menanyakan fasilitas apa yang mereka inginkan di hotel ini. Jika tamu hanya menginginkan hiburan “umum” mereka hanya akan diarahkan ke lantai satu. Sedangkan, jika hiburan tingkat dewa atau surga dunia yang mereka cari, para petugas akan langsung mengantar mereka ke sebuah elevator yang telah disediakan yang akan membawa mereka langsung ke tempat impian mereka.

Tak banyak informasi yang menunjukkan bahwa praktik jual beli selangkangan marak terjadi di lantai tujuh hotel ini. Hanya saja, lewat hasil penelusuran singkat kami di beberapa media dan forum online dapat disimpulkan bahwa bisnis prostitusi kelas konglomerat di hotel ini adalah benar adanya.

Jika tamu yang baru saja masuk ke pelataran parkir mengatakan kepada petugas bahwa mereka ingin mencari hiburan khusus di lantai tujuh, mereka akan diantar lewat elevator khusus yang langsung terhubung ke lantai tersebut. Begitu sampai di lantai surgawi yang dimau, pengunjung atau tamu akan diminta untuk menitipkan ponsel, kamera, atau segala alat dan perangkat yang dianggap dapat merekam kegiatan di sana.

In Alexis (youtube)

In Alexis (youtube)

Di lantai tersebut, tamu akan langsung masuk ke sebuah ruangan yang menghampar luas di mana banyak wanita yang berasal dari berbagai negara, duduk manis dan menggoda di beberapa sofa yang disediakan. Beberapa yang paling terkenal adalah yang berasal dari Cina, Thailand, dan Uzbekistan. Keterbatasan bahasa membuat mereka lebih memilih untuk duduk secara berkelompok dengan rekan satu negara mereka.

Tarifnya sendiri bermacam-macam, namun rata-rata di atas satu juta per malam. PSK paling mahal adalah yang dari Uzbekistan. Begitu selesai memilih wanita yang diinginkan, tamu akan diminta untuk menyelesaikan transaksi dan kemudian dipersilakan untuk pergi ke fasilitas utama.

Mereka biasanya memilih kolam air hangat dan panti pijat sembari berbasa-basi dan sedikit mengenal si wanita yang menemani mereka. Jika sudah puas dengan “foreplay,” barulah mereka mengajak wanita tersebut untuk masuk ke kamar hotel yang telah disediakan. Cerita putus di sini, karena setelah itu, tak ada yang tahu aktivitas apa saja yang dilakukan para tamu di hotel itu.

Soal-Alexis

Apakah sejumlah bukti dan berbagai laporan  yang dikantongi Anies Baswedan, sebagai salah satu alasan Pemprov DKI menyetop semua aktivitas  Alexis group, termasuk juga nama-nama yang disebut-sebut netizen ini di instagramnya?

Begini adam_cetta_2 mengutip Nabila Jessica (terlampir); Gue ksh tahu pelanggan alexis wkt dulu gue kerja disana…..Ulin Yusron, Yunarto Wijaya, Ahok,Charles Honoris, Aria Bima, Adian Napitupulu.

Lanjutan: Busron Wahid, Pak Jan Farids, Prananda Paloh, Glen Fredly, Pak Hasto, Gunawan Muhammad, dll.

Makanya suka ketawa geli klo liat ahok dan bbrpa pendukungnya suka sok benar …. Loh mereka bejat juga kok.

Hotel Alexis terletak di Jl. R.E. Martadinata No.1, Jakarta Utara. Dimuat dalam laman alexisjakarta.com, hotel yang berada di area Ancol itu diposisikan sebagai one-stop hotel untuk hiburan dewasa. *borneonusantaratime/teropongsenayan/berbagaisumber



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *