Subhanallah, Bocah Usia 8 Tahun ini Paksa Orangtuanya yang Non Muslim Minta Masuk Islam. Cita-citanya Sederhana, tapi Mulia


Yogi Setiadi saat akan mengucapkan dua kalimah syahadat, diantar ibunya di KUA Delta Pawan, Ketapang (foto: FB Uti Suhendra)Yogi Setiadi saat akan mengucapkan dua kalimah syahadat, diantar ibunya di KUA Delta Pawan, Ketapang (foto: FB Uti Suhendra)
[ A+ ] /[ A- ]

Logo-BNT-Baru-2016 - Copy - Copy“Bocah itu – Yogi  Setiady, usianya baru 8 tahun,  murid kelas 2 Sekolah Dasar Negeri XVIII  Sukabangun – Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Merengek pada orangtuanya (non muslim) minta diantar ke KUA  untuk masuk Islam.”

HIDAYAH Allah pada bocah tersebut dipublikasikan oleh Uti Suhendra Dwipayana di laman facebook-nya, Kamis (5 Oktober 2017).

Yogi diantar sendiri oleh ibu kandungnya yang  beragama non muslim ke KUA (Kantor Urusan Agama) Delta Pawan, tulis Uti Suhendra,  dengan maksud untuk memenuhi keinginan buah hatinya untuk memeluk agama Islam.

Empat-Tahun-Tetap-Bersama-borneonusantaratime

Ayah dan mama kandungnya, tulis Uti Suhendra lebih lanjut,  telah mengikhlaskan anak ini masuk Islam, karena setiap saat terus ‘memaksa’ ayah dan mamanya agar ia bisa masuk Islam. Sebelumnya, dia rajin ke Surau tiap shalat lima waktu, belajar ngaji dan sholat.

Ketika saya tes ngajinya, tulis Uti Suhendra, dia sudah hafal surat Al Fatihah, Al Ikhlas, doa ibu bapak, doa makan, dll. Ditanya cita-citanya, dengan tegas dia menjawab ingin menjadi Ustadz. Pembacaan dua kalimah syahadat yang memang sudah lancar, diucapkan oleh Yogi, bahkan artinya dia hapal disaksikan juga oleh guru sekolahnya.

“Semoga Allah Subhanahuwataala meridhoi dan terus memberikan hidayah kepada anak ini,” tutup Uti Suhendra Dwipayana di laman facebook-nya.

Hingga Senin (9 Oktober 2017) pagi, postingan Uti Suhendra di laman FBnya tersebut, telah dibaca 15.000 kali dan 3696 dibagikan. *borneonusantaratime



Komentar anda:

komentar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *